Sejumlah petugas dari Unit Reaksi Cepat PTAM Intan Banjar, Kabupaten Banjar dengan sigap melakukan perbaikan kebocoran pipa distribusi air bersih yang menyebabkan layanan air bersih kepada masyarakat pelanggan di sebagian wilayah terganggu. Tak butuh waktu lama, para petugas berhasil mengatasi situasi kebocoran pipa dan distribusi air bersih kembali normal.
Layanan perbaikan kebocoran pipa ini merupakan salah satu bidang usaha
Koperasi Karyawan (Kopkar) Tirta Lestari. Berdiri sejak tahun 1991, koperasi bergerak bidang jasa ini telah
berkembang dan menjadi mitra strategis PT Air Minum Intan Banjar.
“Koperasi ini dibangun dengan semangat meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung keandalan pelayanan air minum kepada masyarakat. Dalam 35 tahun terakhir koperasi ini mampu berkembang dan membantu ekonomi anggota,” ungkap Manager Kopkar Tirta Lestari, Aris Fadilah.
Berbagai cabang usaha yang dilakukan Kopkar Tirta Lestari meliputi
jasa perbaikan kebocoran pipa, pemasangan sambungan rumah, pembukaan dan penutupan sambungan pelanggan, penggantian meter air, pembacaan meter, hingga berbagai pekerjaan teknis lainnya yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan. Tidak hanya itu, koperasi juga mengembangkan usaha penyewaan kendaraan operasional untuk PTAM Intan Banjar.
“Untuk penyewaan kendaraan operasional PTAM, saat ini tersedia delapan unit mobil dan sekitar 60 unit sepeda motor yang digunakan untuk menunjang mobilitas petugas lapangan PT Air Minum Intan Banjar,” tambah Aris.
Saat ini, mayoritas kegiatan usaha Kopkar Tirta Lestari berasal dari pekerjaan yang mendukung operasional PT Air Minum Intan Banjar. Sisanya berasal dari pekerjaan di luar perusahaan, termasuk sejumlah proyek di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya.
Keanggotaan Kopkar Tirta Lestari juga terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah anggota mencapai 312 orang, meningkat dari 306 anggota pada 2024. Penambahan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai.
Di bidang ketenagakerjaan, koperasi mengelola 12 pegawai tetap serta 185 tenaga outsourcing yang ditempatkan pada berbagai bidang seperti satuan pengamanan, cleaning service, pembaca meter, staf teknik, operator, dan kasir. Dari sisi keuangan, Kopkar Tirta Lestari juga mencatat kinerja positif, dimana dalam laporan keuangan tahun buku 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Nilai ekuitas koperasi juga tercatat naik menjadi Rp2,51 miliar, didorong oleh peningkatan laba serta bertambahnya simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Meski demikian, Kopkar Tirta Lestari menghadapi sejumlah tantangan, diantaranya keterbatasan peralatan untuk menangani pekerjaan perbaikan pipa berdiameter besar, rencana pengalihan pengelolaan tenaga outsourcing pada 2026 yang berpotensi menurunkan pendapatan koperasi, hingga perlunya peremajaan armada mobil tangki yang sudah berusia tua.
Untuk menjawab tantangan tersebut, koperasi menyiapkan berbagai strategi, mulai dari memperkuat kerja sama dengan perbankan, melengkapi peralatan kerja, membuka unit usaha baru seperti bengkel dan pencucian kendaraan, hingga memperbarui armada operasional.
Aris Fadilah menegaskan, anggota tetap menjadi kekuatan utama koperasi. Karena itu, Kopkar Tirta Lestari akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha agar kesejahteraan anggota terus meningkat. (L03) Koperasi Tirta Lestari Berkembang Bersama Masyarakat
Sejumlah petugas dari Unit Reaksi Cepat PTAM Intan Banjar, Kabupaten Banjar dengan sigap melakukan perbaikan kebocoran pipa distribusi air bersih yang menyebabkan layanan air bersih kepada masyarakat pelanggan di sebagian wilayah terganggu. Tak butuh waktu lama, para petugas berhasil mengatasi situasi kebocoran pipa dan distribusi air bersih kembali normal.
Layanan perbaikan kebocoran pipa ini merupakan salah satu bidang usaha
Koperasi Karyawan (Kopkar) Tirta Lestari. Berdiri sejak tahun 1991, koperasi bergerak bidang jasa ini telah
berkembang dan menjadi mitra strategis PT Air Minum Intan Banjar.
“Koperasi ini dibangun dengan semangat meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung keandalan pelayanan air minum kepada masyarakat. Dalam 35 tahun terakhir koperasi ini mampu berkembang dan membantu ekonomi anggota,” ungkap Manager Kopkar Tirta Lestari, Aris Fadilah.
Berbagai cabang usaha yang dilakukan Kopkar Tirta Lestari meliputi
jasa perbaikan kebocoran pipa, pemasangan sambungan rumah, pembukaan dan penutupan sambungan pelanggan, penggantian meter air, pembacaan meter, hingga berbagai pekerjaan teknis lainnya yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan. Tidak hanya itu, koperasi juga mengembangkan usaha penyewaan kendaraan operasional untuk PTAM Intan Banjar.
“Untuk penyewaan kendaraan operasional PTAM, saat ini tersedia delapan unit mobil dan sekitar 60 unit sepeda motor yang digunakan untuk menunjang mobilitas petugas lapangan PT Air Minum Intan Banjar,” tambah Aris.
Saat ini, mayoritas kegiatan usaha Kopkar Tirta Lestari berasal dari pekerjaan yang mendukung operasional PT Air Minum Intan Banjar. Sisanya berasal dari pekerjaan di luar perusahaan, termasuk sejumlah proyek di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya.
Keanggotaan Kopkar Tirta Lestari juga terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah anggota mencapai 312 orang, meningkat dari 306 anggota pada 2024. Penambahan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai.
Di bidang ketenagakerjaan, koperasi mengelola 12 pegawai tetap serta 185 tenaga outsourcing yang ditempatkan pada berbagai bidang seperti satuan pengamanan, cleaning service, pembaca meter, staf teknik, operator, dan kasir. Dari sisi keuangan, Kopkar Tirta Lestari juga mencatat kinerja positif, dimana dalam laporan keuangan tahun buku 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Nilai ekuitas koperasi juga tercatat naik menjadi Rp2,51 miliar, didorong oleh peningkatan laba serta bertambahnya simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Meski demikian, Kopkar Tirta Lestari menghadapi sejumlah tantangan, diantaranya keterbatasan peralatan untuk menangani pekerjaan perbaikan pipa berdiameter besar, rencana pengalihan pengelolaan tenaga outsourcing pada 2026 yang berpotensi menurunkan pendapatan koperasi, hingga perlunya peremajaan armada mobil tangki yang sudah berusia tua.
Untuk menjawab tantangan tersebut, koperasi menyiapkan berbagai strategi, mulai dari memperkuat kerja sama dengan perbankan, melengkapi peralatan kerja, membuka unit usaha baru seperti bengkel dan pencucian kendaraan, hingga memperbarui armada operasional.
Aris Fadilah menegaskan, anggota tetap menjadi kekuatan utama koperasi. Karena itu, Kopkar Tirta Lestari akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha agar kesejahteraan anggota terus meningkat. (L03) Koperasi Tirta Lestari Berkembang Bersama Masyarakat
Sejumlah petugas dari Unit Reaksi Cepat PTAM Intan Banjar, Kabupaten Banjar dengan sigap melakukan perbaikan kebocoran pipa distribusi air bersih yang menyebabkan layanan air bersih kepada masyarakat pelanggan di sebagian wilayah terganggu. Tak butuh waktu lama, para petugas berhasil mengatasi situasi kebocoran pipa dan distribusi air bersih kembali normal.
Layanan perbaikan kebocoran pipa ini merupakan salah satu bidang usaha
Koperasi Karyawan (Kopkar) Tirta Lestari. Berdiri sejak tahun 1991, koperasi bergerak bidang jasa ini telah
berkembang dan menjadi mitra strategis PT Air Minum Intan Banjar.
“Koperasi ini dibangun dengan semangat meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung keandalan pelayanan air minum kepada masyarakat. Dalam 35 tahun terakhir koperasi ini mampu berkembang dan membantu ekonomi anggota,” ungkap Manager Kopkar Tirta Lestari, Aris Fadilah.
Berbagai cabang usaha yang dilakukan Kopkar Tirta Lestari meliputi
jasa perbaikan kebocoran pipa, pemasangan sambungan rumah, pembukaan dan penutupan sambungan pelanggan, penggantian meter air, pembacaan meter, hingga berbagai pekerjaan teknis lainnya yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan. Tidak hanya itu, koperasi juga mengembangkan usaha penyewaan kendaraan operasional untuk PTAM Intan Banjar.
“Untuk penyewaan kendaraan operasional PTAM, saat ini tersedia delapan unit mobil dan sekitar 60 unit sepeda motor yang digunakan untuk menunjang mobilitas petugas lapangan PT Air Minum Intan Banjar,” tambah Aris.
Saat ini, mayoritas kegiatan usaha Kopkar Tirta Lestari berasal dari pekerjaan yang mendukung operasional PT Air Minum Intan Banjar. Sisanya berasal dari pekerjaan di luar perusahaan, termasuk sejumlah proyek di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya.
Keanggotaan Kopkar Tirta Lestari juga terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah anggota mencapai 312 orang, meningkat dari 306 anggota pada 2024. Penambahan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai.
Di bidang ketenagakerjaan, koperasi mengelola 12 pegawai tetap serta 185 tenaga outsourcing yang ditempatkan pada berbagai bidang seperti satuan pengamanan, cleaning service, pembaca meter, staf teknik, operator, dan kasir. Dari sisi keuangan, Kopkar Tirta Lestari juga mencatat kinerja positif, dimana dalam laporan keuangan tahun buku 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Nilai ekuitas koperasi juga tercatat naik menjadi Rp2,51 miliar, didorong oleh peningkatan laba serta bertambahnya simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Meski demikian, Kopkar Tirta Lestari menghadapi sejumlah tantangan, diantaranya keterbatasan peralatan untuk menangani pekerjaan perbaikan pipa berdiameter besar, rencana pengalihan pengelolaan tenaga outsourcing pada 2026 yang berpotensi menurunkan pendapatan koperasi, hingga perlunya peremajaan armada mobil tangki yang sudah berusia tua.
Untuk menjawab tantangan tersebut, koperasi menyiapkan berbagai strategi, mulai dari memperkuat kerja sama dengan perbankan, melengkapi peralatan kerja, membuka unit usaha baru seperti bengkel dan pencucian kendaraan, hingga memperbarui armada operasional.
Aris Fadilah menegaskan, anggota tetap menjadi kekuatan utama koperasi. Karena itu, Kopkar Tirta Lestari akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha agar kesejahteraan anggota terus meningkat. (L03) Koperasi Tirta Lestari Berkembang Bersama Masyarakat
Sejumlah petugas dari Unit Reaksi Cepat PTAM Intan Banjar, Kabupaten Banjar dengan sigap melakukan perbaikan kebocoran pipa distribusi air bersih yang menyebabkan layanan air bersih kepada masyarakat pelanggan di sebagian wilayah terganggu. Tak butuh waktu lama, para petugas berhasil mengatasi situasi kebocoran pipa dan distribusi air bersih kembali normal.
Layanan perbaikan kebocoran pipa ini merupakan salah satu bidang usaha
Koperasi Karyawan (Kopkar) Tirta Lestari. Berdiri sejak tahun 1991, koperasi bergerak bidang jasa ini telah
berkembang dan menjadi mitra strategis PT Air Minum Intan Banjar.
“Koperasi ini dibangun dengan semangat meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung keandalan pelayanan air minum kepada masyarakat. Dalam 35 tahun terakhir koperasi ini mampu berkembang dan membantu ekonomi anggota,” ungkap Manager Kopkar Tirta Lestari, Aris Fadilah.
Berbagai cabang usaha yang dilakukan Kopkar Tirta Lestari meliputi
jasa perbaikan kebocoran pipa, pemasangan sambungan rumah, pembukaan dan penutupan sambungan pelanggan, penggantian meter air, pembacaan meter, hingga berbagai pekerjaan teknis lainnya yang berkaitan dengan pelayanan pelanggan. Tidak hanya itu, koperasi juga mengembangkan usaha penyewaan kendaraan operasional untuk PTAM Intan Banjar.
“Untuk penyewaan kendaraan operasional PTAM, saat ini tersedia delapan unit mobil dan sekitar 60 unit sepeda motor yang digunakan untuk menunjang mobilitas petugas lapangan PT Air Minum Intan Banjar,” tambah Aris.
Saat ini, mayoritas kegiatan usaha Kopkar Tirta Lestari berasal dari pekerjaan yang mendukung operasional PT Air Minum Intan Banjar. Sisanya berasal dari pekerjaan di luar perusahaan, termasuk sejumlah proyek di wilayah Kota Banjarbaru dan sekitarnya.
Keanggotaan Kopkar Tirta Lestari juga terus bertambah. Hingga akhir 2025, jumlah anggota mencapai 312 orang, meningkat dari 306 anggota pada 2024. Penambahan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai.
Di bidang ketenagakerjaan, koperasi mengelola 12 pegawai tetap serta 185 tenaga outsourcing yang ditempatkan pada berbagai bidang seperti satuan pengamanan, cleaning service, pembaca meter, staf teknik, operator, dan kasir. Dari sisi keuangan, Kopkar Tirta Lestari juga mencatat kinerja positif, dimana dalam laporan keuangan tahun buku 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Nilai ekuitas koperasi juga tercatat naik menjadi Rp2,51 miliar, didorong oleh peningkatan laba serta bertambahnya simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Meski demikian, Kopkar Tirta Lestari menghadapi sejumlah tantangan, diantaranya keterbatasan peralatan untuk menangani pekerjaan perbaikan pipa berdiameter besar, rencana pengalihan pengelolaan tenaga outsourcing pada 2026 yang berpotensi menurunkan pendapatan koperasi, hingga perlunya peremajaan armada mobil tangki yang sudah berusia tua.
Untuk menjawab tantangan tersebut, koperasi menyiapkan berbagai strategi, mulai dari memperkuat kerja sama dengan perbankan, melengkapi peralatan kerja, membuka unit usaha baru seperti bengkel dan pencucian kendaraan, hingga memperbarui armada operasional.
Aris Fadilah menegaskan, anggota tetap menjadi kekuatan utama koperasi. Karena itu, Kopkar Tirta Lestari akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha agar kesejahteraan anggota terus meningkat. (L03)