Pemerintah Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU-Pemerintah mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 di tingkat pusat dan daerah. Meski dinilai cukup baik dan mendapat apresiasi dari pemerintah Arab Saudi, masih ditemukan berbagai pelanggaran dan pelaksanaan di luar standar yang harus segera diperbaiki.

 

Hal ini ditegaskan Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, di sela-sela kegiatan Evaluasi dan Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026, Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Jumat (10/7). “Secara umum penyelenggaraan ibadah haji 2026 pertama di bawah Kementerian Haji dan Umrah sudah baik, namun tentunya masih ada kekurangan untuk diperbaiki dan menjadi acuan penyelenggaraan haji tahun selanjutnya,” ungkapnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Kegiatan Evaluasi dan Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026, diikuti Kanwil Haji dan Umrah Kabupaten/Kota, instansi terkait serta Kanwil Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah. “Haji tahun ini menjadi terbaik dalam penyelenggaraan dan mendapat apresiasi langsung Presiden Prabowo dan pemerintah Arab Saudi,” kata Moch Irfan.

 

Dirinya menyoroti berbagai permasalahan seperti kualitas layanan jemaah, kompetensi petugas haji, pemanfaatan teknologi informasi hingga layanan asrama haji serta kesehatan jemaah sejak proses awal. Masih ditemukan pelanggaran berupa penggabungan mahram, peralihan porsi haji juga tenaga pendampingan lansia.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Kepala Kanwil Haji dan Umrah Kalsel

Eddy Khairani, memaparkan embarkasi haji Banjarmasin pada musim haji 1447 hijryah/2026 memberangkatkan 6.804 jemaah terdiri dari 5.198 jemaah asal Kalsel dan 1.570 jemaah asal Kalteng, terbagi dalam 19 kelompok terbang. Ada 4.058 jemaah resiko tinggi atau mencapai 70 persen dan 293 jemaah menggunakan kursi roda. Tercatat sembilan jemaah, dua diantaranya jemaah asal Kalteng meninggal.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra menyampaikan apresiasi atas semakin membaiknya penyelenggaraan ibadah haji yang semakin baik sehingga memudahkan bagi jemaah dalam menjalankan ibadah. “Pemprov Kalsel tentu berkomitmen untuk mendukung pelaksnaan haji yang baik melalui peningkatan kualitas layanan bagi jemaah serta kompetensi petugas di lapangan,” kata Galuh.

 

Pada kesempatan tersebut Kementerian Haji dan Umrah memberikan penghargaan kepada Pemprov dan enam kabupaten/kota di Kalsel atas dukungan sehingga penyelenggaraan haji berjalan lancar. Juga penghargaan terhadap petugas haji (PPIH) teladan yang diterima Hidayat.

 

Kunjungan Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf ke Kalsel kali ini sekaligus meresmikan Gedung Baru Asrama Haji Banjarmasin. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :