Daerah Diminta Waspada Risiko Kebakaran TPA Dampak El Nino

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARBARU-Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, meminta seluruh pemerintah daerah untuk mewaspadai ancaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) akibat pengaruh El Nino.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Hal ini dikemukakan Wamen LH saat meninjau langsung lokasi kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (4/7).

Langkah tanggap darurat perlu diambil guna memastikan optimalisasi penanganan di lapangan sekaligus menegaskan kesiapsiagaan nasional bagi seluruh kepala daerah dalam mengantisipasi lonjakan risiko kebakaran infrastruktur pengelolaan sampah akibat fenomena iklim ekstrem El Nino di seluruh penjuru Indonesia.

“Pak Menteri Jumhur sudah mengeluarkan surat edaran kepada kepala daerah untuk mengantisipasi, WMO sudah memberikan warning bahwa El Nino ini akan lebih gawat lagi artinya kita harus antisipasi akan ada potensi kebakaran lain di TPA di seluruh Indonesia, surat edaran ini merincikan hal-hal apa yang perlu dilakukan oleh kepala daerah di daerah masing-masing mengantisipasi El Nino,” tegas Wamen Diaz.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin terdeteksi telah memasuki hari kelima, di mana indikasi kepulan asap pertama kali terpantau oleh warga sekitar sejak 28 Juni 2026 dan puncaknya terjadi pada 30 Juni 2026.

 

Menanggapi situasi kritis yang berpotensi meluas ke daerah lain, KLH/BPLH menekankan pentingnya kepatuhan kepala daerah terhadap instruksi pencegahan yang telah diterbitkan secara resmi oleh pemerintah pusat guna meredam dampak buruk cuaca panas ekstrem.

“Di Jatiwaringin ini sudah hari ke-5 dan memang pemadaman ini bukan hal yang mudah ya, ini karakteristiknya seperti kebakaran lahan gambut karena mungkin di atasnya sudah terlihat padam tapi ketika lihat di bagian bawahnya masih ada api nya, kapan saja bisa terus kebakar, ada CH4 nya, bisa ada potensi ledakan juga,” jelas Wamen Diaz.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Pada bagian lain, kondisi cuaca panas juga mulai berdampak pada semakin maraknya titik api muncul di wilayah Kalsel dalam beberapa waktu terakhir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Roni Eka Saputra, dalam laporan kebencanaannya, Minggu (5/7), menyebut kebakaran lahan terjadi di kawasan Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru pada Sabtu (4/7).

 

Berdasarkan hasil pantauan Satelit NASA-SNPP terpantau enam titik api dan dua titik api hasil pantauan satelit NOAA20 di wilayah Kalsel, kemarin. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :