BANJARBARU-Pemerintah Indonesia memperkuat kerjasama bilateral dengan Jepang dalam menghadapi tantangan lingkungan global melalui 2nd
Indonesia–Japan Environment Week.
Kerja sama ini telah dijalankan secara aktif oleh Kementerian Lingkungan Hidup kedua negara, sebagai upaya bersama dalam menangani isu-isu lingkungan.
Ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah tahun 2024 di Tokyo, Jepang. Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi Lingkungan KLH/BPLH, Erik Teguh
Primiantoro, menekankan bahwa hubungan Indonesia–Jepang telah berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan saling memperkuat dalam menjawab tantangan lingkungan
yang semakin kompleks.
“Kerja sama Indonesia dan Jepang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam mendorong transformasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pengalaman dan
teknologi Jepang, dikombinasikan dengan potensi serta kebutuhan Indonesia, menjadi kekuatan besar untuk menghasilkan solusi nyata,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Urusan Lingkungan Global, Ministry of Environment Japan (MOEJ), Doi Kentaro, menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama di bidang lingkungan hidup serta mendorong berbagai inisiatif berkelanjutan. “Kami sangat senang dapat membangun masa depan yang lebih baik bersama. Kami
menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan atas komitmen serta upaya luar biasa dalam mendorong berbagai inisiatif
lingkungan. Tahun ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama, khususnya dalam pengembangan solusi inovatif di bidang lingkungan,” jelas Doi Kentaro.
Melalui forum ini, kedua negara mendorong pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas, serta pengembangan inovasi teknologi ramah lingkungan yang dapat diimplementasikan secara luas, khususnya dalam pengelolaan sampah, pengendalian perubahan iklim, peningkatan kualitas udara, dan penguatan ekonomi sirkular.
KLH/BPLH menilai bahwa kolaborasi dengan Jepang membuka peluang besar dalam mempercepat adopsi teknologi hijau dan pengembangan industri ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan target nasional untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.
Selain itu, 2nd Indonesia–Japan Environment Week menjadi ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan guna
memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Melalui kemitraan yang kuat, Indonesia dan Jepang optimistis dapat bersama
mendorong solusi inovatif dalam menghadapi tantangan lingkungan global serta mewujudkan masa depan lebih hijau dan berkelanjutan. (L03)