Indonesia–Jepang Bangun Poros Diplomasi Lingkungan

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARBARU-Pemerintah Indonesia memperkuat kerjasama bilateral dengan Jepang dalam menghadapi tantangan lingkungan global melalui 2nd

Indonesia–Japan Environment Week.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kerja sama ini telah dijalankan secara aktif oleh Kementerian Lingkungan Hidup kedua negara, sebagai upaya bersama dalam menangani isu-isu lingkungan.

 

Ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah tahun 2024 di Tokyo, Jepang. Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi Lingkungan KLH/BPLH, Erik Teguh

Primiantoro, menekankan bahwa hubungan Indonesia–Jepang telah berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan saling memperkuat dalam menjawab tantangan lingkungan

750 x 100 AD PLACEMENT

yang semakin kompleks.

 

“Kerja sama Indonesia dan Jepang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam mendorong transformasi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pengalaman dan

teknologi Jepang, dikombinasikan dengan potensi serta kebutuhan Indonesia, menjadi kekuatan besar untuk menghasilkan solusi nyata,” ujarnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Urusan Lingkungan Global, Ministry of Environment Japan (MOEJ), Doi Kentaro, menyampaikan apresiasi atas komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama di bidang lingkungan hidup serta mendorong berbagai inisiatif berkelanjutan. “Kami sangat senang dapat membangun masa depan yang lebih baik bersama. Kami

menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan atas komitmen serta upaya luar biasa dalam mendorong berbagai inisiatif

lingkungan. Tahun ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama, khususnya dalam pengembangan solusi inovatif di bidang lingkungan,” jelas Doi Kentaro.

Melalui forum ini, kedua negara mendorong pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas, serta pengembangan inovasi teknologi ramah lingkungan yang dapat diimplementasikan secara luas, khususnya dalam pengelolaan sampah, pengendalian perubahan iklim, peningkatan kualitas udara, dan penguatan ekonomi sirkular.

KLH/BPLH menilai bahwa kolaborasi dengan Jepang membuka peluang besar dalam mempercepat adopsi teknologi hijau dan pengembangan industri ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan target nasional untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

 

Selain itu, 2nd Indonesia–Japan Environment Week menjadi ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan guna

memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Melalui kemitraan yang kuat, Indonesia dan Jepang optimistis dapat bersama

mendorong solusi inovatif dalam menghadapi tantangan lingkungan global serta mewujudkan masa depan lebih hijau dan berkelanjutan. (L03)

 

 

 

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :