BANJARBARU-Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Di Kabupaten Banjar, angin kencang menyapu lima desa di Kecamatan Asrambul dan Martapura Barat yang menyebabkan 35 rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, Wasis Nugraha, dalam laporan kebencanaannya, Selasa (27/10), angin puting beliung atau angin kencang terjadi dalam dua hari berturut-turut Minggu (25/10) dan Senin (26/10).
Tercatat angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Sungai Alat, Kecamatan Astambul dan menyebabkan tiga rumah warga yang dihuni 10 jiwa mengalami kerusakan. Angin kencang juga menerjang empat desa di Kecamatan Martapura Barat yaitu Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat. Sebanyak empat rumah warga yang dihuni 13 jiwa mengalami kerusakan.
Kondisi terparah terjadi di Desa Sungai Rangas Ulu, dimana sebanyak 13 rumah warga rusak diterjang angin kencang. Di Desa Sungai Batang Ilir, angin kencang merusak tujuh rumah warga dan di Desa Penggalaman sebanyak delapan rumah warga mengalami kerusakan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang ini, namun kerugian dialami warga diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa angin kencang ini beriringan dengan turunnya hujan, dampak operasi modifikasi cuaca (OMC) yang digelar dalam rangka mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pada bagian lain, Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan turun di sejumlah wilayah Kalsel, pada Selasa (27/10). (L03)