Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalsel Terus Berjalanan

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARBARU-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah tersebut terus berjalan. Dari 2.013 KDMP yang telah terbentuk, baru 45 unit KDMP menyelesaikan pembangunan fisik dimana sebagian diantaranya telah beroperasi.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Hal ini diungkapkan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, saat mengikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tahap pertama di Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui zoom meeting di Banjarbaru, kemarin.

 

Peresmian operasionalisasi KDKMP tahap pertama itu secara simbolis dilakukan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dari KDMP Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pemprov Kalsel menyatakan dukungan terhadap program strategis nasional KDMP sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Tercatat hingga Mei 2026, di Kalsel telah membentuk sebanyak 2.013 KDKMP berbadan hukum yang terdiri dari 1.869 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 144 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Dari total KDMP yang telah terbentuk, sebanyak 1.381 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan 1.225 di antaranya telah terverifikasi oleh Dinas Koperasi kabupaten/kota.

 

“Pemprov Kalsel juga terus mendorong percepatan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDKMP melalui sinergi lintas sektor bersama Kementerian Koperasi, PT Agrinas Pangan Nusantara, Korem 101/Antasari, DPMD, serta Dinas Koperasi kabupaten/kota,” kata Ariadi.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Sejauh ini pembangunan fisik KDKMP yang telah selesai 100 persen baru 45 unit, sementara proses pembangunan terus berjalan di ratusan titik lainnya. Percepatan pemetaan lahan melalui Sistem Informasi dan Manajemen Koperasi Merah Putih (Simkopdes) juga terus dilakukan. Saat ini tercatat 968 titik lahan KDKMP telah terdata dalam sistem nasional tersebut.

 

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa KDKMP hadir sebagai solusi nyata untuk melindungi masyarakat dari praktik tengkulak dan pinjaman online ilegal yang selama ini membebani rakyat kecil. “Koperasi Desa Merah Putih ini kita hadirkan untuk melawan tengkulak, melawan pinjol ilegal, dan menjaga stabilitas harga pangan rakyat,” tegas Presiden.

 

Pemerintah pusat menargetkan sebanyak 30 ribu KDKMP dapat beroperasi secara nasional pada 16 Agustus 2026 mendatang. Untuk mendukung target tersebut, pengelolaan koperasi akan dilakukan secara profesional oleh manajer terlatih yang memiliki jiwa nasionalisme serta disiplin tinggi. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :