Tim SAR Laksanakan Operasi Pencarian Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 di Perairan Bunati, Tanah Bumbu

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Batulicin – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menerima laporan kejadian kondisi membahayakan manusia berupa satu orang diduga terjatuh dari kapal tug boat (TB) Jhoni 32 di Perairan Bunati, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Informasi awal diterima pada Rabu (29/7) pukul 14.45 WITA dari Rahmatullah, anggota Safety JB Group, yang melaporkan adanya seorang awak kapal yang diduga hilang dan memerlukan bantuan operasi pencarian dan pertolongan.

 

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui berinisial YT (24), laki-laki, beralamat di Komplek Berkat Mandiri Blok J Nomor 12, Batulicin. Hingga saat ini korban masih berstatus dalam pencarian.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Kronologi kejadian bermula pada Selasa (28/7) sekitar pukul 06.30 WITA ketika KKM TB Jhoni 32 yang sedang sandar di Pelabuhan Bunati menemukan telepon genggam milik korban berada di meja mess room kapal. Namun, korban tidak berada di dalam kamarnya maupun di sekitar kapal. Korban diduga terjatuh ke laut saat beraktivitas. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh seluruh kru kapal, namun keberadaan korban belum berhasil ditemukan. Selanjutnya pihak kapal melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Siaga SAR Batulicin untuk mendapatkan bantuan operasi SAR.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Rabu (29/7) pukul 15.05 WITA, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue daru Unit Siaga SAR Batulicin yang terdiri dari lima personel menggunakan Rescue Carrier menuju lokasi kejadian. Tim diperkirakan tiba di area pencarian sekitar pukul 17.05 WITA untuk segera melaksanakan operasi SAR.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Batulicin bersama unsur gabungan yang terdiri dari Satpolair Kabupaten Tanah Bumbu, TNI AL Tanah Bumbu, dan PT JMT. Tim membawa sejumlah peralatan pendukung, antara lain Rescue Carrier, Rubber Boat, perangkat komunikasi, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, serta perlengkapan pendukung lainnya. Pencarian akan dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta pemantauan area perairan yang diperkirakan menjadi titik hanyut korban. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti yang menghambat jalannya operasi.

 

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR telah bergerak secara terpadu untuk mengoptimalkan upaya pencarian terhadap korban.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

> “Setelah menerima laporan, tim rescue segera kami kerahkan menuju lokasi kejadian dengan membawa personel dan peralatan yang diperlukan. Operasi pencarian dilaksanakan secara terkoordinasi bersama seluruh unsur SAR gabungan guna memaksimalkan peluang menemukan korban secepat mungkin. Hingga rilis ini diterbitkan, korban masih dalam proses pencarian. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pekerja di wilayah perairan, agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, menggunakan alat pelindung diri sesuai prosedur, serta segera melaporkan kepada Basarnas atau instansi terkait apabila terjadi kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” ujar I Putu Sudayana.

 

Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR masih berlangsung dan seluruh unsur gabungan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal di sekitar Perairan Bunati. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil pelaksanaan operasi di lapangan.(L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :