Kabupaten Banjar Dilanda Kekeringan

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARBARU-Puluhan desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mulai dilanda kekeringan akibat kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar salurkan air bersih ke 22 desa di sembilan kecamatan yang dilanda kekeringan.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Kepala BPBD Banjar, Wasis Nugraha, dalam laporan kebencanaanya, Senin (20/7) mengatakan pihaknya sejak beberapa waktu terakhir telah mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan. “Kemarau menyebabkan sumber air warga kering (sumur) dan juga air sungai Martapura tidak bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

 

Hingga Senin (20/7) BPBD Banjar telah menyalurkan bantuan air bersih ke 22 desa di sembilan kecamatan

sebanyak 492.550 liter. Wilayah yang mengalami kekeringan meliputi Desa Tajau Landung di Kecamatan Sungai Tabuk, Desa Tambak Baru Ulu dan Tunggul Irang Ulu di Kecamatan Martapura, Desa Mali-Mali di Kecamatan Karang Intan.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Kemudian tiga desa di Kecamatan Astambul yaitu Pingaran Ulu, Pingaran Ilir dan Kelampaian Tengah. Desa Lok Tamu dan Bawahan Selan di Kecamatan Mataraman, Desa Kampung Baru dan Jambu Burung di Kecamatan Beruntung Baru. Ada enam desa di Kecamatan Martapura Barat yaitu Sungai Rangas, Sungai Rangas Ulu, Sungai Rangas Hambuku, Sungai Batang Ilir, Tangkas dan Teluk Selong Ulu.

 

Juga empat desa di Kecamatan Martapura Timur meliputi Sungai Kitano, Melayu Tengah, Tambak Anyar Ulu dan Antasan Senor Ilir. Serta Desa Gunung Batu di Kecamatan Sambung Makmur. Desa-desa ini merupakan daerah rawan kekeringan di setiap musim kemarau panjang.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BPBD Banjar memberikan pinjaman tandon sebanyak 77 buah yang disebar ke berbagai lokasi kekeringan. Selain melaporkan kondisi kekeringan juga dilaporkan tentang situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar seperti Kecamatan Gambut dan Cintapuri Darusalam.

 

Kepala BPBD Kalsel, Roni Eka Saputra mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan perpanjangan kegiatan OMC di wilayah tersebut yang akan berakhir besok. “Kita masih berkoordinasi dengan BMKG apakah kegiatan OMC perlu diperpanjang. Sejauh ini memang karhutla terus terjadi tetapi secara umum masih terkendali,” ujarnya.

 

Pada bagian lain, BPBD Tanah Bumbu melaporkan kebakaran lahan yang terjadi di areal konsesi PT. Dua Samudera Perkasa, di Sungai Dua seluas 5 hektare. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :