Operasional Fase Pemulangan Jamaah Haji Debarkasi Banjarmasin BDJ 02 Asal Kabupaten Banjar

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

Banjarbaru – Operasional fase pemulangan jemaah haji Debarkasi Banjarmasin resmi dimulai dengan kedatangan 359 jemaah dan petugas Kelompok Terbang (Kloter) BDJ 01 asal Kota Banjarmasin. Kloter pertama tersebut lepas landas dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Rabu (3/6/2026) pukul 10.28 Waktu Arab Saudi (WAS). Setelah menempuh perjalanan udara menuju Tanah Air, rombongan tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarbaru, pada Kamis (4/6/2026) pukul 03.37 WITA.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Adapun Kloter BDJ 02 asal Kabupaten Banjar dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada hari ini Jum’at, 05 Juni 2026 pukul 15.30 Wita. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 8402 yang mengangkut sebanyak 358 jemaah dan petugas tersebut bertolak dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 22.02 WAS.

 

Sesuai data awal keberangkatan, Kloter BDJ 02 semula direncanakan kembali dengan jumlah lengkap sebanyak 360 orang. Namun, menjelang keberangkatan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, terdapat satu orang jemaah yang mengalami sakit dan harus segera mendapatkan perawatan. Jemaah bersama pendamping, apabila nantinya telah dinyatakan sehat serta layak terbang, insya Allah akan dipulangkan dan disertakan pada kloter berikutnya.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Kedatangan seluruh jemaah dan petugas selanjutnya menjalani proses penerimaan di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin sebelum kembali ke daerah masing-masing. Dengan tibanya Kloter BDJ 01, rangkaian pemulangan jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui Debarkasi Banjarmasin resmi memasuki tahap operasional kepulangan dari Arab Saudi.

 

Adapun teknis pemulangan jemaah dan petugas haji dilakukan secara terkoordinasi. Setibanya di Bandara Internasional Syamsuddin Noor, seluruh jemaah dan petugas langsung diangkut menuju Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin untuk mengikuti proses penerimaan. Pada tahap ini, jemaah menerima paspor yang telah melalui proses pemeriksaan dan stempel keimigrasian.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Sementara itu, barang bagasi tercatat tidak dibagikan di Asrama Haji. Seluruh bagasi jemaah akan diangkut ke daerah masing-masing dan diserahkan bersamaan dengan kepulangan jemaah ke kabupaten/kota asal.

 

Untuk proses penanganan bagasi, setelah diturunkan dari pesawat, seluruh barang bawaan jemaah diangkut ke gudang Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin. Selanjutnya dilakukan proses serah terima dari pihak maskapai kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Banjarmasin. Setelah itu, PPIH menyerahkan bagasi tersebut kepada panitia haji daerah untuk didistribusikan kepada jemaah di daerah masing-masing.

 

Sementara itu, air Zamzam yang menjadi hak jemaah haji telah didistribusikan ke masing-masing daerah sesuai dengan jumlah jemaah yang berangkat pada musim haji tahun ini.

 

Usai mengikuti acara penerimaan, para jemaah dan petugas dipersilakan menikmati jamuan Soto Banjar yang disiapkan oleh pemerintah daerah masing-masing. Setelah selesai makan, jemaah dipersilakan beristirahat di kamar-kamar yang telah disediakan di Asrama Haji sambil menunggu jadwal keberangkatan menuju daerah asal. Seluruh jemaah kemudian diberangkatkan secara bersama-sama menggunakan bus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah masing-masing.

 

Berdasarkan laporan para petugas kloter yang mendampingi jemaah di Arab Saudi, secara umum kondisi jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dalam keadaan sehat. Saat ini, para jemaah masih fokus menyelesaikan salah satu rukun haji, yaitu Tawaf Ifadah di Masjidil Haram.

 

Sementara itu, terdapat 8 jemaah yang sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Berdasarkan laporan tim kesehatan, penyakit yang paling banyak diderita adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), disusul beberapa gangguan kesehatan lainnya yang memerlukan pemantauan dan penanganan medis lebih lanjut.

 

Adapun hingga saat ini, jumlah jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang wafat di Tanah Suci tercatat sebanyak 6 (enam) orang, dengan rincian 4 orang jemaah berasal dari Kalimantan Selatan dan 2 orang jemaah berasal dari Kalimantan Tengah. Seluruh jemaah yang wafat telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Jamaah Tunda Pulang BDJ 02 :

SITI RUSDIATI (53)keluhan ACUTE MYOCARDIAL INFRACTION (sakit)

AIDI SOFYAN MUHAMMAD AINI (52) pendamping

 

Siti Hasanah bin Tuhani Kaderi(73) Jemaah Kloter BDJ 19 Asal Tabalong

Wafat, Kamis 04 Juni 2026 pukul 21.45 WAS di RSAS Al Noor

 

Data Jamaah Wafat :

1. Muhammad Darmawan bin M. Ali (66) asal Kab Seruyan Kalteng (Bdj 06)

2. Maniah binti Abdullah (65) asal Kab Kobar Kalteng (Bdj 05)

3. Abu Yazid Bustami bin Masdar Mahdi (66) Kab HSU 29 Mei 2026 (Bdj 11)

4. Rusmini binti Ideris Ijab (57) Kab Tapin 29 Mei 2026 (Bdj 15)

5. H. Abdul Hamid bin Muhammad Noor (64) Kab Tala 03 Juni 2026 (Bdj 09)

6. Siti Hasanah bin Tuhani Kaderi(73) Kab Tabalong 05 Juni 2026 (Bdj 19). (L30)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :