Satgas Karhutla Fokus Tangani Kebakaran Gambut Batola dan Banjar

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARBARU-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut di areal ring satu sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dinilai cukup terkendali. Satgas Karhutla Kalimantan Selatan libatkan swasta dan relawan prioritaskan penanganan kebakaran gambut di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar dan Handil Bakti, Barito Kuala.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, usai memimpin rapat mematangkan strategi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan, Jumat (9/10) mengatakan secara umum Karhutla gambut di areal sekitar bandara cukup terkendali. “Penanganan kebakaran lahan gambut memang cukup sulit, tetapi sebagian areal terutama kawasan hutan lindung Liang Anggang berhasil dibasahi. Tetapi kini kebakaran bergeser ke wilayah Kecamatan Gambut dan Barito Kuala yang mengancam areal permukiman dan fasilitas umum,” tuturnya.

 

Karena itu pihaknya akan menerapkan strategi baru penanganan Karhutla dengan melibatkan sedikitnya 300 perusahaan swasta yang berasal dari GAPKI, Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan sektor pertambangan. Serta melibatkan ratusan relawan BPK (barisan pemadam kebakaran) yang jumlah personil mencapai ribuan orang.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Strategi ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya di Jakarta untuk memperkuat efektivitas penanganan karhutla di lapangan.

Hanif mengakui, penanganan karhutla yang telah berjalan masih menghadapi tantangan karena api yang belum sepenuhnya padam berpotensi merembet ke wilayah lain. Oleh sebab itu, diperlukan strategi baru dengan pemetaan yang lebih terperinci dan pembagian tugas yang jelas.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Rahmat mengatakan ada 300 perusahaan swasta yang terlibat dan 46 perusahaan diantaranya menerjunkan langsung personil dan peralatan pemadaman.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Direktur Sinarmas Grup, Nurhadi, mengatakan pihaknya menerjunkan puluhan personil dan peralatan pemadaman di kawasan ring satu Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru sejak Agustus 2026. “Tim kita terjunkan pada tiga lokasi Pengayuan, Guntung Damar dan HL Liang Anggang. Alhamdulillah saat ini berkat kerja keras semua pihak yang terlibat Karhutla berkurang signifikan,” ujarnya.

 

Lebih jauh Nurhadi mengatakan selain membantu pemadaman di areal bandara, pihaknya juga tetap memprioritaskan pencegahan Karhutla di areal konsesi empat perusahaan Sinar Mas Grup dan perusahaan mitranya. Kemarau tahun ini yang cukup ekstrem mengharuskan kerja keras pihaknya untuk mencegah dan mengatasi Karhutla. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :