Kalsel Percepat Pembasahan Gambut Hutan Lindung Liang Anggang

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan hingga kini terus meluas dan mulai merambah kawasan Hutan Lindung Liang Anggang Blok I dan II yang masuk wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Kalsel percepat upaya pembasahan lahan gambut di kawasan hutan lindung.

Selasa (1/8) petang hingga malam, Gubernur Kalsel, Muhidin meninjau Posko Karhutla pada zona prioritas Hutan Lindung Liang Anggang. Gubernur melihat langsung upaya pemadaman kebakaran kawasan yang didominasi lahan gambut tersebut, dengan melibatkan ratusan personil Satgas Darat dari berbagai unsur Dinas Kehutanan, BPBD, TNI-Polri dan relawan.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fatimatuzahra selaku penanggung jawab Posko Karhutla HL Liang Anggang mengatakan guna mengantisipasi semakin meluasnya Karhutla ke kawasan hutan lindung, pihaknya mempercepat aksi pembasahan gambut serta pengerukan/normalisasi kanal di sekeliling kawasan lindung sepanjang puluhan kilometer.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Saat ini wilayah sekitar hutan lindung Liang Anggang sudah jauh lebih baik. Sepekan lalu ratusan hektare kawasan sekitar hutan lindung seperti Penggalaman dan Makmur yang merupakan kawasan APL terbakar hebat dan menimbulkan kabut asap,” ungkapnya.

Dirinya juga mengakui titik api dan kebakaran mulai terjadi di bagian tengah HL Liang Anggang dan sulit dijangkau. “Sebagian besar kawasan ini sudah berhasil kita basahi dengan mengoperasikan 50 mesin pompa pada saluran air/kanal. Ada 150 personil Dishut dibantu TNI AU yang bertugas di kawasan ini. Dalam beberapa hari ke depan normalisasi kanal sudah selesai dan kita harapkan seluruh area HL Liang Anggang seluas 960 hektare ini dapat dibasahi,” tutur Fatimatuzahra.

Kawasan hutan lindung di Liang Anggang Banjarbaru terdiri dari dua blok. Blok pertama masuk di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar dengan luas 960 hektare, sedangkan Blok II berada di Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru dengan luas mencapai 1.290 hektare. Kawasan HL di Blok II ini sebagian telah beralihfungsi untuk berbagai kepentingan.

Pantauan Media, kebakaran hebat kawasan gambut di area ring satu bandara Syamsudin Noor terus terjadi yang memicu kabut asap pekat menyelimuti wilayah tersebut. Para petugas harus memadamkan api hingga malam hari. Beberapa lokasi titik api berada jauh dan sulit dijangkau. (L03

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :