BANJARMASIN-Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 sekaligus peringatan Hari Bayangkara. Gerakan Indonesia ASRI ditandai dengan kegiatan pembersihan sampah di sekitar kawasan Siring 0 Kilometer Banjarmasin dan Sungai Martapura.
Kegiatan berlangsung, Jumat (5/6) yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen, Rosyanto Yudha Hermawan dan Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil. Aksi dimulai dengan membersihkan sampah di kawasan siring tepat di depan tugu nol kilometer (kantor Gubernur lama) dan dilanjutkan pengecatan trotoar jalan sekitar.
Kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di sepanjang Sungai Martapura, menggunakan puluhan perahu dan boat. “Personel yang kita libatkan sekitar 350 orang dan sasaran kebersihan adalah sepanjang Sungai Martapura ini, ” ucap Kapolda.
Kawasan Nol Kilometer dan Sungai Martapura dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kawasan ini merupakan ikon wisata Kota Banjarmasin dan Kalsel yang sepatutnya selalu dijaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya. Sungai Martapura berfungsi sebagai penunjang perekonomian masyarakat yaitu para pedagang dan penyedia jasa lainnya termasuk wisata.
Plh Sekda Kalsel, Subhan Noor Yaumil, menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi atas inisiasi Polda Kalsel dan melaksanakan aksi bersih-bersih. “Kawasan Sungai Martapura ini adalah etalase Kota Banjarmasin dan juga Kalsel sehingga, tidak hanya saat ini, kita harapkan Pemerintah Kota Banjarmasin bisa melanjutkan untuk membersihkan sungai-sungai di Kota Banjarmasin,” ujar Subhan.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan instruksi nasional Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan permasalahan sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih di seluruh Indonesia. Sejumlah wilayah di Kalsel, terutama Kota Banjarmasin menjadi sorotan pemerintah pusat terkait kondisi persampahan yang belum tertangani dengan baik, bahkan berstatus darurat sampah. (L03)