BANJARBARU-Badan SAR Nasional mengusulkan agar operator KM Virgo Transport 8 segera meluncurkan operasi pengangkatan bangkai kapal (Salvage) yang tenggelam di kedalaman 29 meter di dasar laut. Operasi Salvage diyakini akan mempermudah proses evakuasi puluhan korban yang terjebak di dalam kapal.
Kepala Badan SAR Nasional Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan bahwa proses salvage sangat krusial, untuk memperluas area pencarian korban dan menemukan lokasi korban yang terjebak di dalam kapal. Terlebih keterbatasan jarak pandang dan akses peralatan bawah air menjadi kendala utama penyelam dalam menjangkau area terisolasi di dalam kapal.
“Salvage menjadi kunci utama untuk mempermudah pencarian puluhan korban yang hingga kini belum ditemukan. Dengan diangkatnya bangkai kapal, tim dapat melakukan penyisiran ke area yang sulit dijangkau dan keberadaan para korban,” ungkap Putu Sudayana.
Hingga hari ke 16, Senin (28/9), tim SAR telah berhasil menemukan 174 korban dengan rincian 108 orang selamat dan 66 meninggal dunia. Dengan demikian masih ada 69 penumpang belum berhasil ditemukan. Pihaknya memastikan
operasi SAR bawah laut dan penyisiran wilayah perairan terus dilakukan.
Pada bagian lain, musibah kecelakaan KM Virgo Transport 8 berpengaruh pada pasokan kebutuhan pokok masyarakat terutama sayuran dari Pulau Jawa. Kondisi ini terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok. (L03)