
BANJARBARU-Ketua Komisi IV DPR RI, Titik Hediati Soeharto meresmikan gudang komunitas pangan Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) Kalimantan Selatan. Bulog akan membangun dan merevitalisasi 81 gudang pangan di seluruh Indonesia.
Peresmian gudang pangan milik Bulog berlokasi di kawasan pergudangan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Jumat (3/7). Gudang tersebut berkapasitas 3.500 ton yang dibangun dengan dana sebesar Rp12,14 miliar.
Dalam sambutannya Titik Sorharto mengatakan peresmian gudang pangan ini bertujuan untuk peningkatan kapasitas penyimpanan dan penyerapan hasil panen petani. “Ini akan memperkuat cadangan beras pemerintah sehingga terjadi stabilitas pasokan dan harga serta memastikan hasil produksi petani terserap secara optimal,” ungkap Titik.
Sebagai salah satu lumbung pangan, Kalimantan Selatan diharapkan semakin berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan kemandirian pangan. Dikatakannya,
Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian dan Perum Bulog dalam memperkuat sistem logistik pangan nasional ini.
“Kami berharap pembangunan infrastruktur ini diikuti dengan peningkatan efektivitas pengelolaan stok percepatan distribusi serta penguatan pelayanan kepada petani dan masyarakat,” ujarnya. Kegiatan peresmian gudang komunitas pangan ini dirangkaikan dengan peninjauan stok pangan yang ada di gudang Bulog Kalsel dan pemberian bantuan kepada masyarakat.
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Bulog akan membangun dan merevitalisasi 81 gudang pangan di seluruh tanah air. Saat ini secara nasional stok pangan mencapai 5,18 juta ton. “Ini merupakan capaian tertinggi dan mudah-mudahan kami dapat mengemban amanah dan menjaga kualitas beras kami tetap sesuai dengan yang diharapkan,” tuturnya.
Untuk Kalimantan Selatan stok pangan tercatat 22.317 ton atau cukup untuk kebutuhan satu tahun ke depan.
Total kapasitas gudang bulog, baik gudang milik Bulog maupun swasta mencapai 6,36 juta ton dan sudah terisi 5,18 juta ton.
Lebih jauh Ahmad Rizal mengatakan realisasi serapan beras Bulog hingga saat ini sebanyak 3,26 juta ton atau 81,65% dari target 4 juta ton. Sedangkan untuk realisasi serapan di wilayah Kalimantan Selatan sebanyak 8.948 ton dan jagung 123 ton.
Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Syarifudin mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan produksi komoditas pangan guna mendukung ketahanan pangan dan menciptakan swasembada pangan nasional. (L03)