Wamendagri Minta Kepala Daerah Awasi Program Ketahanan Pangan dan MBG

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARMASIN, -Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto, meminta para kepala daerah untuk membantu pengawasan dan pelaksanaan program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, makanan bergizi, sekolah rakyat serta tes kesehatan gratis di tingkat daerah.

Hal ini ditegaskan Wamendagri saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Banjarmasin, Kamis (24/4). “Program prioritas nasional harus benar-benar digerakkan sampai ke tingkat bawah. Kami meminta agar semuanya juga mendukung program swasembada pangan misalnya, kemudian program makan bergizi, sekolah rakyat, tes kesehatan gratis,” tegasnya.

Bima juga mengingatkan pemerintahan daerah tentang pentingnya efisiensi anggaran yang tepat sasaran, bukan sekadar pemotongan belanja. “Efisiensi jangan salah arah. Efisiensi adalah realokasi. Jadi anggaran yang tadinya dialokasikan untuk sektor yang tidak produktif, digeser ke hal-hal yang produktif dan bermanfaat. Itu esensi dasar dari efisiensi. Kami akan mencermati itu, jangan sampai ada uang rakyat dihambur-hamburkan,” tambah Bima.

750 x 100 AD PLACEMENT

Wamendagri juga menyampaikan bahwa Kalsel memiliki modal besar untuk berkembang, baik dari sisi budaya, kekayaan alam, maupun karakter religius masyarakatnya. Namun semua potensi tersebut harus dijemput dengan kerja nyata para kepala daerah.

Musrenbang RKPD 2026 ini mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sektor Unggulan Daerah Mendukung Pusat Distribusi Regional”, sebagai bentuk komitmen untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin mengatakan Musrenbang ini merupakan puncak dari rangkaian proses perencanaan yang partisipatif, serta menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan pusat. “Kalimantan Selatan siap memperkuat sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dikatakan Muhidin prioritas pembangunan Kalsel adalah pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya.
Kemudian, pembangunan infrastruktur dasar dan kewilayahan, serta perekonomian berbasis, peningkatan sektor unggulan (industri, UMKM, perdagangan, pertanian dan pariwisata) didukung oleh investasi, tenaga kerja berdaya saing, dan energi berkelanjutan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kemudian peningkatan kualitas lingkungan dan kapasitas mitigasi serta penanganan bencana, dan kelima, peningkatan tata kelola pemerintahan yang fokus pada pelayanan publik. Sementara sejumlah proyek strategis di Kalsel antara lain proyek pembangunan jalan lintas tengah dan lintas barat, pembangunan jembatan Pulau Kalimantan – Pulau Laut, pembangunan stadion internasional, penguatan swasembada pangan, dan bantuan untuk pengelolaan darurat sampah. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :