Pemda di Kalsel Diminta Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi

750 x 100 AD PLACEMENT

BANJARBARU-Pemerintah daerah diminta untuk berinovasi dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, energi dan sumber daya air menghadapi tantangan global saat ini.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, saat menjadi pembina upacara dalam apel gabungan memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (4/5). “Pemerintah daerah agar terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, energi, dan pengelolaan sumber daya air,” tuturnya.

Disamping upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan kewirausahaan, serta dukungan terhadap UMKM menjadi fokus utama pembangunan.

Apel diikuti jajaran Forkopimda Kalsel, Bupati/Walikota se Kalsel, para pimpinan SKPD lingkup Kalsel, ASN, guru, dan pelajar SMA, SMK sederajat.
Dalam sambutannya, Syarifuddin menyampaikan bahwa tema Hari Otonomi Daerah 30 tahun 2026 adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”, yang mencerminkan semangat kemandirian daerah dalam mengelola potensi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi kunci. Tanpa keselarasan tersebut, program yang dijalankan tidak akan efektif dan tidak tepat sasaran,” kata Syarifuddin. Dalam kesempatan itu, juga disampaikan capaian membanggakan Pemerintah Provinsi Kalsel yang meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dengan status Kinerja Tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Tak hanya itu, Kalsel juga disebut sebagai provinsi dengan kinerja terbaik di luar Pulau Jawa, sekaligus akan kembali menerima apresiasi dari pemerintah pusat dalam waktu dekat.

Sementara itu, peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap 2 Mei dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat kualitas pendidikan. Pemerintah menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memperkuat peran guru sebagai agen perubahan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan apresiasi kepada insan pendidikan berprestasi serta menyalurkan dukungan nyata bagi sektor pendidikan. Sejumlah capaian tingkat nasional hingga internasional diumumkan, di antaranya penghargaan Juara Terfavorit Kepala Sekolah Apresiasi GTK Tingkat Nasional 2025 yang diraih Salmah, S.Pd., Kepala SLB Negeri Pembina Kota Banjarbaru.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kemudian, Juara 1 Seleksi Duta Teknologi Tingkat Nasional 2024 oleh Wiwit Wulandari, S.Pd., guru SMAN 2 Martapura, serta Juara 1 Lomba Nasional Pioneer Pembelajaran Inovatif Pemanfaatan AI oleh Amnah Ridawati, S.Pd., guru SMKN 1 Murung Pudak. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :