
BANJARBARU, – Sebuah kapal motor (klotok) yang mengangkut rombongan santri tenggelam di perairan Sungai Barito, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (27/10). Tiga orang hilang akibat terseret arus sungai.
Peristiwa ini terjadi Minggu (17/10) petang. Klotok mengangkut belasan orang santri dalam perjalanan pulang menghadiri acara pernikahan, karam dan kemudian tenggelam akibat kelebihan penumpang (POB).
Saat klotok tenggelam sejumlah santri berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan dibantu warga sekitar. Namun tiga orang santri hilang karena terseret arus sungai. Upaya pencarian korban hilang dilakukan Tim SAR gabungan berbagai unsur seperti BPBD, Polairud, Basarnas dan lainnya sejak kemarin malam belum berhasil menemukan korban.
Lokasi kejadian berada pada Titik Koordinat: 3°27’38.5″S / 114°31’48.9″E, wilayah Aluh-aluh, Kabupaten Banjar atau berjarak sekitar 33 km dari Banjarmasin.
“Pencarian terhadap tiga korban yang hilang akan terus dilakukan. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi aturan dalam menggunakan transportasi perairan.” terang I Putu Sudayana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin, Senin (28/10).
Tiga korban hilang tercatat atas nama M Hafi Mubarak asal Kalimantan Timur, M Riski Bin Hamzah asal Sungai Lulut, Banjarmasin dan M Safrian asal Tanah Laut. (L03)