BANJARBARU-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meluncurkan layanan angkutan umum bus perempuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna angkutan umum kaum perempuan.
Sebanyak dua unit bus khusus perempuan ini mulai diujicobakan, Kamis (17/9). “Ada dua unit bus yang khusus melayani kaum perempuan. Sementara hanya melayani rute jalan Ahmad Yani Banjarmasin-Banjarbaru,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Heryadi, Jumat (18/9).
Bus khusus perempuan ini masuk dalam layanan Trans Banjarbakula yaitu sistem layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang beroperasi di wilayah aglomerasi Banjarbakula meliputi Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Baritokuala, dan Tanahlaut di Kalimantan Selatan.
“Adanya beberapa kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan di dalam bus yang terjadi beberapa lalu menjadi alasan kuat kita meluncurkan bus khusus perempuan ini, guna memberikan kenyamanan dan rasa aman,” kata Fitri. Kasus-kasus tersebut sangat jarang terjadi namun tetap menjadi perhatian serius pihaknya.
Adapun tarif bus khusus perempuan ini sama dengan bus BRT atau.bus tayo lainnya yaitu tarif umum: Rp5.000 per perjalanan.Tarif khusus Rp2.000 per perjalanan untuk pelajar, lansia (di atas 60 tahun), dan penyandang disabilitas. Metode pembayaran dengan nontunai menggunakan kartu uang elektronik (Flazz, E-Money, Brizzi, TapCash) atau QRIS via aplikasi perbankan dan dompet digital.
Saat ini jumlah armada trans Banjarbakula sebanyak 78 unit yang mulai hadir di Kalsel sejak 2022 lalu. Bus-bus ini beroperasi setiap hari dari pukul 04.45 hingga 19.30 wita dengan trayek mencakup sejumlah koridor utama yang menghubungkan Terminal Gambut Barakat Km 17, Taman Siring Km 0, hingga wilayah Martapura dan Bati-Bati. (L03)