BANJARMASIN-Rencana operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) bawah air (under water) terhadap 129 penumpang korban tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada hari ketiga Selasa (15/9) kembali tertunda akibat kondisi cuaca buruk. Kekuatan Tim SAR ditambah menjadi 1.000 personil.
Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam keterangan persnya, Selasa (15/9) malam di posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, mengatakan kondisi cuaca buruk tidak memungkinkan tim SAR melakukan pencarian korban di bawah laut. “Kondisi cuaca buruk di perairan menyebabkan rencana kegiatan SAR under water tidak dapat dilakukan. Namun demikian upaya SAR di permukaan laut terus kita masifkan,” tuturnya.
Pihaknya berharap kondisi cuaca pada hari ke empat membaik sehingga upaya pencarian di bawah laut dapat dilakukan dan korban ditemukan. Sebelumnya tim selam dari Kopaska, tim selam khusus TNI AL dan Basarnas, serta KRI Kanopus yang memiliki berbagai perangkat canggih seperti drone underwater, multi beam echo sounder, dan Remote Operated Vehicle (ROV) telah siap.
Syafii menjelas pihaknya terus memasifkan pencarian di wilayah permukaan laut dengan menambah armada dan personil tim SAR gabungan. Pihaknya mengerahkan 17 kapal dan enam SAR udara terdiri dari tiga helikopter dan tiga pesawat patroli. “Saat ini jumlah personil tim SAR gabungan bertambah dari 622 orang menjadi 1.000 orang,” ujarnya.
Pada bagian lain, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman memantau kondisi penanganan dan pelayanan terhadap keluarga korban KM Virgo Transport 8 di Posko Basarnas dan terminal penumpang Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Wakil Gubernur menyempatkan diri berdialog dengan keluarga korban serta petugas dan relawan SAR.
“Atas nama Pemprov Kalsel kita menyampaikan bela sungkawa semoga upaya SAR berhasil dan menemukan korban dalam kondisi selamat. Pemda akan memberikan dukungan terbaik agar proses SAR dapat berjalan lancar,” kata Hasnuryadi sekaligus memberikan paket bantuan makanan dan minuman kepada keluarga korban dan tim SAR. (L03)