BANJARBARU-Sejumlah delegasi dari luar negeri salah satunya negara Iran akan memeriahkan pameran Kalsel Expo 2026. Expo rangka Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 76 ini diikuti sebanyak seratusan stand UMKM, instansi dan Pemda di Kalsel dan provinsi tetangga ini menargetkan nilai transaksi hingga Rp16 miliar.
“Ada yang menarik pada Expo Kalsel 2026 ini yaitu.keikutsertaan sejumlah delegasi negara asing termasuk Iran, juga pameran alat berat bertenaga listrik (EV). Kita menargetkan peningkatan transaksi selama expo menjadi Rp16 miliar,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, usai rakor persiapan Hari Jadi Provinsi Kalsel, Kamis (6/8).
Dirinya menegaskan keikutsertaan negara Iran pada Kalsel Expo 2026 adalah murni urusan bisnis/perdagangan. Selama ini kerjasama perdagangan Kalsel dan Iran seperti karpet dan wewangian, sedangkan dari Kalsel berupa.hasil hutan bukan kayu. “Ini murni urusan bisnis, karena selama ini memang sudah terjalin hubungan dagang. Tidak ada sangkut paut soal politik,” ujarnya.
Kalsel Expo 2026 akan berlangsung pada 12-18 Agustus 2026 yang dipusatkan di ruang terbuka kawasan perkantoran Pemprov di Banjarbaru. Sedikitnya ada 100 stand UMKM, instansi dan Pemda di Kalsel dan provinsi tetangga serta negara sahabat akan berpartisipasi pada Kalsel Expo.
Momen Kalsel Expo ini diharapkan mampu dimanfaatkan para pelaku usaha dan UMKM daerah untuk mempromosikan, menjual dan menjalin kerjasama dengan pelaku usaha dari berbagai daerah hingga luar negeri.
Gubernur Kalsel, Muhidin mengatakan peringatan Hari Jadi Kalsel ke 76 akan diselenggarakan dengan sederhana karena keterbatasan anggaran. “Berbagai kegiatan yang kita laksanakan secara sederhana dan lebih menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena anggaran terbatas tahun ini kita tidak membuat baju adat dan cukup pakaian rapi dan menyesuaikan,” kata Muhidin.
Peringatan Hari Jadi Kalsel ke 76 tanggal 14 Agustus 2026 akan ditandai dengan peresmian Mesjid Sultan Suriansyah yang berada di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel. (L03)