Kementerian LH Audit Lingkungan 1.369 Perusahaan Tambang dan Perkebunan

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU-Proses audit lingkungan terhadap 1.369 perusahaan tambang dan perkebunan di 14 provinsi oleh Kementerian Lingkungan Hidup terus berjalan. Kasus banjir lumpur akibat aktivitas tambang di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius tim audit Kementerian LH.

“Proses audit oleh tim Kementerian LH terhadap perusahaan terus berjalan. Sebagian sudah menyelesaikan kewajibannya. Dimana pembayaran denda yang menjadi pemasukan bagi negara sampai hari ini mencapai Rp1,5 triliun,” kata Menteri LH, Hanif Faisol Nurafiq, usai kegiatan apel dan kurve nasional penanganan sampah di Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (20/4).

Tercatat ada 1.369 perusahaan tambang, perkebunan dan PBPH yang menjadi obyek audit tim Gakkum dan PPKL Kementerian LH. Di Kalsel audit lingkungan dilakukan terhadap 182 perusahaan dan ada puluhan perusahaan terbukti melakukan pelanggaran lingkungan.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Pekan ini tim Kementerian LH kembali turun ke lapangan dalam rangka penuntasan pentaatan lingkungan perusahaan termasuk di Kalsel,” ungkap Hanif.

Dirinya juga menyinggung kasus bencana banjir lumpur yang terjadi di Kabupaten Tapin dan diduga akibat aktivitas tambang. “Kasus banjir lumpur itu tengah kita dalami oleh tim Gakkum mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah selesai dan akan kita sampaikan hasilnya,” sambung Hanif.

Kunjungan Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, ke Kalsel dalam rangka menghadiri Deklarasi Kilau Emas (Kelola dan Pilah Sampah untuk Banjarbaru Emas) bertepatan perayaan HUT ke 27 Kota Banjarbaru. Serta memimpin kegiatan apel besar dan kurve nasional di Kabupaten Banjar bersama jajaran pemerintah Kabupaten Banjar dan Dinas LH Provinsi Kalsel.

Hanif bersama para pejabat Kementerian LH serta pejabat daerah dan ASN melakukan aksi bersih-bersih dan pungut sampah di kawasan pasar tradisional Batuah dan pasar intan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kepala Dinas LH Provinsi Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo, Selasa (21/4) mengatakan bahwa kegiatan kurve nasional merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah yang saat ini menjadi persoalan mendasar di berbagai wilayah. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :