Rambah Bisnis Ritel BUMD PT Bangun Banua Ancam UMKM

750 x 100 AD PLACEMENT
Ilustrasi

BANJARMASIN-Gebrakan BUMD PT Bangun Banua milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang terjun ke sektor ritel jasa agen tiket pesawat mendapat sorotan dan dinilai semakin mengancam UMKM ditengah kondisi beratnya tantangan dihadapi saat ini.

Sorotan datang dari Komisi II DPRD Kalsel. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas, kemarin mengatakan ekspansi usaha PT Bangun Banua ke bisnis ritel sebagai agen penjualan tiket pesawat untuk kebutuhan perjalanan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota DPRD berpotensi menimbulkan kecemburuan dan persaingan usaha tidak sehat.

“Selain memicu kecemburuan usaha dari asosiasi tour dan travel, dikhawatirkan jika tidak diatur dengan baik, maka dapat mengarah pada praktik monopoli penyediaan tiket pesawat untuk perjalanan dinas lingkup pemerintah daerah,” kata Suripno. Karena itu pihaknya meminta bisnis ritel agen tiket pesawat PT Bangun Banua ditinjau ulang.

Sebelumnya Diretur Utama PT Bangun Banua, Afrizaldi, mengatakan pihaknya tengah menerapkan diversifikasi usaha ke sektor ritel dalam rangka memaksimalkan potensi PAD. “Selama ini sektor usaha Bangun Banua berskala besar minimal modal Rp15 miliar. Namun kita melihat ada banyak potensi sektor lebih kecil (ritel) yang bisa kita garap,” ujarnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Beberapa bisnis ritel PT Bangun Banua yang akan dijalankan antara lain service AC perkantoran dan rumah sakit daerah, bengkel mobil dinas hingga agen tiket pesawat. Termasuk rencana pengelolaan kawasan wisata Nol Kilometer. Selama ini BUMD Bangun Banua menjalankan bisnis di bidang
Pertambangan dan Energi, Perhotelan, Pertanahan, Pertanian Umum, Perdagangan, Industri dan Jasa Lainnya serta Property.

“Pada 2024, PAD yang dihasilkan dari Bangun Banua hanya Rp3,4 miliar dan meningkat menjadi Rp8,1 miliar pada 2025. Tahun ini kita targetkan meningkat melalui skema pembenahan alur keuangan internal dan diversifikasi usaha,” kata Afrizal.
Beberapa bisnis diketahui merugi seperti perhotelan dan sempat menjadi sorotan Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu.

Pada bagian lain polemik tiket pesawat tujuan Banjarmasin sejak libur lebaran hingga kini masih terjadi dimana tiket sulit diperoleh dan harga yang tinggi. Sebaliknya tiket pesawat dari Banjarmasin ke berbagai tujuan cukup tersedia meski dijual dengan harga batas atas harga normal. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :