BANJARBARU-IndonesiaNEXT Summit 2026 sukses digelar di Jakarta, pekan lalu. Sebanyak 8.916 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti seleksi kompetensi kecerdasan artifisial (AI) yang mengusung tema AI Driven Digital Talents.
Sebanyak 24 mahasiswa pada akhirnya lolos seleksi akhir dan terpilih menjadi peserta IndonesiaNEXT Summit 2026. Salah satu peserta berasal dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin.
Program ini membekali mahasiswa dengan kompetensi kecerdasan artifisial (AI), pengalaman industri, serta kemampuan bekerja sama untuk menciptakan solusi digital yang relevan bagi masyarakat.
IndonesiaNEXT menjawab kebutuhan akan talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara bertanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan nyata.
Melalui pembelajaran aplikatif dan pendampingan praktisi, program ini membantu memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri digital yang terus berkembang. Para peserta dibagi dalam delapan tim, dimana Setiap tim memadukan tiga peran pengembangan produk digital, yaitu Hacker sebagai pengembang teknologi, Hipster sebagai perancang pengalaman pengguna, dan Hustler sebagai pengelola produk serta model keberlanjutan.
Sebelum Summit, para peserta mengikuti offline bootcamp pada 1–3 September 2026 untuk mempelajari ekosistem AI Telkomsel, proses pengembangan produk, kolaborasi lintas peran, etika profesional, perlindungan data, dan teknik presentasi, serta melihat langsung lingkungan kerja industri teknologi.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, Rabu (9/9) mengatakan, melalui pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman langsung bersama industri, para peserta berlatih mengubah ide menjadi solusi yang dapat dikembangkan. “Memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, kami ingin memastikan talenta digital memahami dan mampu menggunakan teknologi secara tepat, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Pada IndonesiaNEXT Summit 2026, delapan tim terbaik mempresentasikan solusi yang dinilai berdasarkan pemahaman masalah, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa, serta kelayakan penerapan dan keberlanjutannya. Kemudian sembilan finalis terbaik, yang terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler, mempresentasikan kompetensi, kontribusi, kepemimpinan, rekam dampak, dan pandangan mereka mengenai masa depan teknologi Indonesia. (L03)