Program Sekolah Rakyat di Kalsel Terus Dikawal

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dengan mengawal usulan yang telah diajukan ke Kementerian Sosial RI. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, M. Farhanie.

Farhanie menjelaskan, seluruh usulan pembangunan Sekolah Rakyat dari Kabupaten/Kota di Kalsel sebenarnya telah disampaikan ke Kementerian Sosial. Namun, terdapat perbedaan informasi terkait jumlah yang disetujui.

“Yang disampaikan Wamendagri saat Musrenbang itu baru dua yang disebutkan. Padahal sebenarnya seluruh usulan sudah kita ajukan. Saat ini yang sudah terbangun ada tiga, dan yang dalam proses serta sudah disetujui kementerian ada enam,” kata Farhanie, Banjarbaru, Rabu (8/4/2026).

750 x 100 AD PLACEMENT

Ia menambahkan, masih terdapat tiga daerah yang belum mendapatkan persetujuan karena kendala teknis, khususnya terkait lahan. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), lahan yang diusulkan berpotensi terdampak banjir sehingga diminta untuk mencari lokasi baru. Sementara di Kota Banjarmasin, luas lahan yang diajukan masih belum memenuhi syarat minimal.

“Untuk Banjarmasin, lahannya baru empat hektare, sementara syaratnya lima hektare, jadi masih kurang satu hektare,” jelasnya.

Meski demikian, Farhanie optimistis seluruh daerah dapat segera memenuhi persyaratan sehingga program ini bisa berjalan merata di Kalsel.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan komitmennya untuk mengawal realisasi program Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Nanti kita kawal. Kita harus dengar dari bawah, ternyata kendalanya hanya selisih satu hektare. Ini bisa dibicarakan, mungkin ada relaksasi, tidak harus seperti prototipe, yang penting programnya berjalan,” ujar Cucun.

Ia juga menilai progres di Kalsel sudah cukup baik, di mana sebagian besar Kabupaten/Kota telah siap, dan hanya menyisakan beberapa daerah yang masih terkendala lahan.

“Dari paparan tadi, hampir semua Kabupaten/Kota sudah siap. Hanya tiga yang masih bermasalah lahan. Berarti sekitar sepuluh sudah selesai, tinggal pengawalan,” ucapnya.

Cucun menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan program tersebut masuk dalam skema pembiayaan APBN tahun 2026, termasuk kemungkinan penganggaran secara multiyears.

750 x 100 AD PLACEMENT

Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru agar memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya.

“Ini kesempatan yang luar biasa, jangan disia-siakan. Kesempatan tidak datang dua kali. Terus semangat, punya cita-cita, karena dari situ semangat belajar akan tumbuh,” pesannya.

Ia berharap para siswa Sekolah Rakyat dapat tumbuh menjadi generasi berprestasi yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.{{L03}}

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :