Peringati Hari Bumi Kalsel Tanam 10 Ribu Pohon Matoa

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARMASIN, -Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Kanwil Kementerian Agama akan menanam 10 ribu pohon matoa se Kalsel dalam mendukung Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Matoa. Penanaman simbolis matoa di Kalsel dilakukan Gubernur Kalsel, Muhidin bersama para tokoh lintas agama di kawasan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin.

Aksi penanaman serentak secara nasional 1 juta pohon matoa ini dalam rangka peringatan Hari Bumi tanggal 22 April 2025. “Di Kalsel akan kita tanam 10 ribu pohon matoa asal Papua yang akan kita sebar di Pondok Pesantren, sekolah di 13 kabupaten/kota,” kata Muhidin, Selasa (22/4) di sela-sela kegiatan penanaman.

750 x 100 AD PLACEMENT

Dikatakannya aksi ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap upaya pelestarian lingkungan dengan harapan bumi terjaga untuk masa kini dan masa depan. Selain itu, penanaman pohon matoa ini menjadi bagian edukasi kepada pelajar dan masyarakat untuk lebih peduli menjaga bumi salah satunya dengan menanam pohon.

Lebih jauh lagi Muhidin juga menekankan pentingnya penanaman pohon jenis lainnya guna melestarikan lingkungan. Dirinya juga mengajak masyarakat untuk menggalakkan penanaman cabe dan sayuran guna membantu menekan inflasi.

Kanwil Kemenag Kalsel, M Tambrin mengatakan penanaman 1 juta pohon matoa adalah salah satu dari program prioritas Menteri Agama yakni Penguatan Ekoteologi. Pohon matoa juga dianggap sebagai simbol ketangguhan yang menyimpan filosofi dan potensi besar dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Seperti diketahui dalam rangka Hari Bumi ke-55 yang diperingati pada tanggal 22 April 2025, Kementerian Agama RI melaksanakan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa. Gerakan ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya pada poin ke-8, serta menjadi bagian dari program prioritas Ekoteologi yang diusung Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

750 x 100 AD PLACEMENT

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai agama, menciptakan lingkungan hijau yang berkelanjutan, menginspirasi umat beragama untuk ikut aktif menjaga kelestarian bumi. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :