BANJARMASIN-Seorang penumpang kapal roro KM Dharma Rucitra I, bernama Sumardi,44 asal Nusa Tenggara Barat tewas setelah menceburkan diri ke laut di perairan Muara Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kecelakaan laut Man Overboard (MOB) ini di kawasan pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banjarmasin I Putu Sudayana, Senin (29/12) mengatakan jasad korban berhasil ditemukan Tim SAR di sekitar kawasan pantai Batakan, Tanah Laut. “Pencarian di lakukan setelah sebelumnya kami menerima laporan adanya kecelakaan MOB dari KM Dharma Rucitra I,” tuturnya.
Korban bernama Sumardi 44 warga Dusun Tundung Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB. Korban ditemukan pada Minggu (28/12) siang dalam kondisi meninggal dunia (MD) di sekitar Pantai Batakan Lama pada koordinat 04°09’09.6”S 114°37’44.0”E, dengan jarak kurang lebih 32 NM dari lokasi kejadian awal (LKP).
Dikatakan Putu Sudayana setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi menggunakan KN SAR Laksmana 241 menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan tiba pada Minggu malam. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak agen kapal serta RSUD Ulin Banjarmasin untuk keperluan visum.
Diakuinya operasi SAR kali ini cukup sulit ditengah kondisi cuaca perairan yang buruk dengan angin kencang dan gelombang tinggi. Operasi SAR melibatkan unsur dari Kantor SAR Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolair, KSOP Banjarmasin, serta Pihak Perusahaan Agen Kapal, dengan dukungan alut antara lain KN SAR Laksmana 241, RIB Banjarmasin, peralatan komunikasi, peralatan water rescue, dan peralatan pendukung lainnya.
Pada bagian lain Basarnas Banjarmasin juga tengah melakukan pencarian seorang warga diduga tenggelam di perairan Sungai Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, pada Minggu (28/12) malam. Informasi awal kejadian diterima dari pukul 20.00 WITA. Korban diketahui bernama Saidi,40, warga Kampung Bat, Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh.
“Hingga kini korban masih dalam pencarian Tim SAR dibantu warga,” kata Putu Sudayana. Berdasarkan keterangan warga, kejadian bermula pada Minggu sore, saat korban yang diduga mengalami gangguan kejiwaan mengamuk dan kemudian melompat ke sungai di sekitar lokasi kejadian. Warga setempat sempat melakukan upaya pencarian di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), namun korban belum berhasil ditemukan. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin. (L03)