OJK Dorong Ekosistem Digital UMKM

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARMASIN, – OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Kalimantan Selatan mendorong pengembangan ekosistem digital bagi UMKM di wilayah tersebut. OJK mencatat baru 25,5 juta dari 65 juta UMKM di Indonesia yang masuk ekosistem digital.

Hal ini disampaikan OJK Kalsel, Agus Maiyo, Selasa (17/6) di sela-sela kegiatan Governansi Insight Forum bertema “Bersama OJK Membangun Sektor Jasa Keuangan Berintegritas” di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin. “OJK terus berupaya melakukan pengembangan ekosistem bagi UMKM di seluruh tanah air termasuk Kalsel,” tuturnya.

Tercatat jumlah UMKM yang telah masuk dalam ekosistem digital sebanyak 25,5 juta dari 65 juta unit UMKM di Indonesia. Padahal UMKM mempunyai peran strategis terhadap ekonomi nasional dimana sektor ini menyerap hampir 97% tenaga kerja nasional atau 117 juta tenaga kerja dan menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

750 x 100 AD PLACEMENT

Selain masalah keterbatasan modal, sebagian besar UMKM belum memiliki SDM mumpuni yang menguasai teknologi digital. “UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan terus kita dorong untuk naik kelas,” ujarnya.

Beberapa upaya OJK Kalsel dalam mendorong ekosistem digital UMKM antara lain melalui digitalisasi pembiayaan UMKM, mempermudah akses pembiayaan bagi UMKM melalui platform digital. Perluasan ekosistem digital UMKM mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga pemasaran, termasuk pasar dalam dan luar negeri.

Berkolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem digital UMKM. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta pemanfaatan teknologi informasi.

Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena yang hadir dalam kegiatan Governansi Insight Forum menegaskan OJK terus berupaya memperkuat ekosistem tata kelola dan integritas di industri jasa keuangan yang penting dalam menghadapi tantangan teknologi dan sosial yang semakin kompleks.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sebelumnya OJK juga menggelar Student Integrity Campaign yang diikuti ratusan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman dan kesadaran publik, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya tata kelola yang baik dan nilai-nilai integritas.

Pada bagian lain, Asisten Administrasi Umum Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas inisiatif OJK dalam mendorong transformasi sektor jasa keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada tata kelola yang baik. “Terwujudnya forum ini menunjukkan semangat dan komitmen OJK dalam melakukan perbaikan berkelanjutan, khususnya melalui transformasi governansi menuju sektor jasa keuangan yang berintegritas,” ujarnya. (L03) – ADV

 

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :