Menteri LH: Jakarta Utara Wajib Jadi Model Pengelolaan Sampah Nasional

750 x 100 AD PLACEMENT

Jakarta Utara — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, bersama jajaran KLH/BPLH, melanjutkan rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) melalui aksi bersih di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman dan Tempat Pelelangan Ikan Penjaringan, Jakarta Utara. Aksi ini melibatkan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya nyata untuk menangani persoalan sampah di kawasan pesisir perkotaan.

“Hari ini kita terus melakukan korve, korve, dan korve sesuai arahan dari Bapak Presiden, termasuk di Jakarta Utara sekarang. Jakarta Utara memiliki timbulan sampah lebih dari 1.300 ton per hari, sehingga perlu menjadi atensi khusus bagi kita semua, termasuk bagi warga masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik dari sumbernya,” ujar Menteri Hanif.

Selain aksi bersih di pelabuhan dan tempat pelelangan ikan, Menteri Hanif melanjutkan kunjungan kerja ke Bank Sampah Unit Women Federation di Jalan Marliana, serta ke TPS3R MOA di Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk memantau langsung pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kedua lokasi ini menjadi contoh penting dalam pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat secara langsung, dari pemilahan hingga pengolahan sampah.

Menteri Hanif juga mengapresiasi keberadaan RDF (Refuse Derived Fuel) di Rorotan, Jakarta Utara, sebagai salah satu solusi percepatan penanganan sampah. “Alhamdulillah, sekarang Jakarta Utara sudah memiliki fasilitas RDF di Rorotan untuk solusi percepatan penanganan sampah. Namun, RDF hari ini masih mendapat koreksi dari masyarakat sekitar, sehingga tentunya perlu menjadi perhatian dan dukungan kita semua untuk melakukan perbaikan ke depannya,” tambah Menteri Hanif.

750 x 100 AD PLACEMENT

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mendukung sepenuhnya gerakan ini dan akan melaksanakan segala perintah yang disampaikan oleh Bapak Presiden langsung melalui Menteri LH/Kepala BPLH.

“Kami Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mendukung sepenuhnya dan akan melaksanakan segala perintah yang disampaikan oleh Bapak Presiden langsung melalui Pak Menteri. Kami tentunya juga ingin menjadikan Jakarta Utara sebagai kota yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah, sesuai dengan Gerakan Indonesia ASRI. Kami juga berterima kasih atas arahan dan bimbingan Pak Menteri dan jajarannya selama ini dalam menciptakan lingkungan yang bersih di Kota Jakarta Utara,” ujar Hendra Hidayat.

KLH/BPLH menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Pengurangan sampah harus dimulai dari sumbernya, dengan penguatan literasi publik, penerapan teknologi ramah lingkungan seperti RDF, dan penegakan hukum yang konsisten untuk melindungi kelestarian lingkungan.{{L03}}

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :