Potensi Bencana Ganda di Musim Peralihan

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU-Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang diwakili oleh Plt Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, membuka Rapat Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2025 di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, di Banjarbaru, Jumat (26/9/2025).

Menurut Sekda, penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja bahu membahu sepanjang musim kemarau dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Ia menegaskan, keberhasilan penanganan bencana ini tidak lepas dari kerja kolaboratif lintas sektor, baik melalui operasi darat maupun udara, serta dukungan layanan kesehatan di lapangan.

“Rapat evaluasi ini penting untuk memberikan pertimbangan kepada Bapak Gubernur, apakah status darurat darurat karhutla perlu diperpanjang atau berakhir pada tanggal 30 September 2025 sesuai keputusan awal,” ujarnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sekda juga mengingatkan bahwa periode pelestarian musim saat ini berpotensi menimbulkan bencana ganda, seperti karhutla, banjir kilat, tanah longsor, hingga meningkatnya kasus DBD. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak menjaga ritme siaga, menata drainase lingkungan, memastikan saluran air bersih, serta mengaktifkan kembali gerakan 3M di masyarakat.

Ia menambahkan, evaluasi kali ini diharapkan tidak hanya menilai keberhasilan, tetapi juga kekurangan dan kendala yang ditemui di lapangan, agar dapat menjadi bahan berharga menghadapi potensi karhutla di tahun-tahun mendatang, terutama saat fenomena El Nino.(rel)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :