Geopolitik Pengaruhi Ekspor Berbagai Komoditas Kalsel

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARMASIN, -Perkembangan geo politik kawasan asia dan dunia ikut mempengaruhi kinerja ekspor berbagai komoditas unggulan asal Provinsi Kalimantan Selatan. Tercatat nilai ekspor Kalsel dari 800 juta US dolar pada akhir triwulan pertama 2025 menjadi 765 juta US dolar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan, Rabu (11/6). “Ekspor Kalsel pada triwulan ke dua 2025 sebagian besar mengalami penurunan kecuali komoditas karet. Perkembangan geopolitik kawasan asia dan dunia ikut mempengaruhi permintaan ekspor asal Kalsel ke berbagai negara tujuan,” kata Sulkan.

Sedangkan volume ekspor karet alam naik dari 4.943 ton menjadi 6.948.ton, sehingga nilainya meningkat dari 9,8 juta US dolar menjadi 14 juta US dolar. Karet alam Kalsel diekspor ke berbagai negara tujuan seperti Jepang, Tiongkok Meksiko, Jerman, Kanada, India, Korea Selatan, Taiwan, Polandia, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Brasil, Turki, Spanyo, Amerika Serikat, Kolombia dan Belanda.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sulkan menambahkan secara umum pertumbuhan ekonomi Kalsel masih cukup baik. Guna mengantsipasi dampak penurunan ekspor ini bagi ekonomi daerah, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan sektor terkait dan eksportir guna peningkatan kualitas produk dan peningkatan volume ekspor.

Tercatat pada triwulan II periode April-Juni terjadi penurunan ekspor berbagai komoditas unggulan Kalsel seperti kelapa sawit dari 98.000 ton pada Maret 2025 menjadi 79.620 ton. Kemudian produk kayu menurun dari 18.000 ton menjadi 12.852 ton volumenya dan produk rotan juga mengalami penurunan dari 8 ton menjadi 3,6 ton.

Produk perikanan juga mengalami penurunan dari 129 ton menjadi 90,9 ton. Untuk tambang batubara volumenya sedikit meningkat dari 11,2 juta ton menjadi 11,4 juta ton. Namun nilainya berkurang atau terjadi penurunan harga yaitu 657 juta US dollar menjadi 636 juta US dollar. (L03) – ADV

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :