BANJARBARU, – Maskapai penerbangan Air Asia mulai melakukan study marketing atau penjajakan rencana pembukaan rute penerbangan langsung dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin tujuan Kuala Lumpur – Kuching, Malaysia. Rencana pembukaan rute Banjarmasin – Malaysia ini sejalan dengan kembali ditetapkannya status Bandara Syamsudin Noor sebagai bandara Internasional beberapa waktu lalu.
Pekan lalu, Tim Maskapai Penerbangan AirAsia, beraudiensi dengan Pemprov Kalsel terkait hal ini di Kantor Gubernur Kalsel Jalan Jenderal Sudirman kilometer nol Banjarmasin. Turut hadir pula, Edwin (Head of Network Airport Authority Indonesia), Denis Jinol (Manager Network Planning Malaysia), Eva Hew (Executif Marketing), Gusti Made (Air Side Operation Dept.Head PT Angkasa Pura), Ari Nur (Pgs Aeronautika Dept. Head PT Angkasa Pura), dan Khairul Assidiqi (General Manager PT Angkasa Pura).
Head of Network Airport Authority, Edwin mengatakan pihaknya akan melakukan kelayakan studi atau study marketing untuk rencana membuka rute penerbangan dari Malaysia ke Banjarmasin, Kalsel.
Untuk keperluan itu, pihaknya memerlukan informasi dari Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai bahan pertimbangan dan mengukur kelayakan rencana dimaksud.
Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Senin (23/6) menyambut positif rencana dibukanya rute penerbangan dari Bandara Syamsudin Noor – Kuala Lumpur dan Kuching, Malaysia. Dirinya meyakini potensi Kalsel dan peluang usaha yang ada dari studi yang dilakukan.
“Mudahan dengan dibukanya jalur penerbangan Banjarmasin – Kuala Lumpur dan Kuching, ekonomi kita akan lebih baik lagi,” kata Hasnuryadi.
Sementara General Manager PT Angkasa Pura, Khairul Assidiqi mengatakan, Kalsel sebelumnya pernah melakukan rute penerbangan internasional. Diketahui terdapat konektivitas cukup besar oleh warga Kalsel dari luar negeri seperti di Negara Arab Saudi dan Australia.
Manager Network Planning Malaysia, Denis Jinol mengatakan, berdasarkan data pihaknya, ada peluang dilakukan penerbangan berjadwal antara Kaula Lumpur dan Kuching Malaysia dengan Banjarmasin Kalsel. Ada peluang keberlangsungan rencana, sesuai data kunjungan wisatawan yang sangat besar saat haul Guru Sekumpul setiap tahunnya. (L03)