BANJARBARU-Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, melalui Prakirawan Bayu Kencana Putra, menyampaikan prospek cuaca mingguan wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 4 hingga 10 Maret 2026. Pembaruan informasi yang dirilis pada Selasa (3/3/2026).
Bayu Kencana Putra menjelaskan, secara umum kondisi cuaca Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan diprakirakan berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang.
“Suhu udara berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan antara 55 sampai 99 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Barat hingga Timur Laut pada pagi sampai malam hari, dan dari arah Utara hingga Timur pada dini hari dengan kecepatan 5 sampai 30 kilometer per jam,” ujarnya.
Pada periode 4–6 Maret 2026, wilayah Kalimantan Selatan bagian utara seperti Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang, bahkan dapat meningkat menjadi lebat pada waktu tertentu.
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah barat meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru.
Sementara itu, pada periode 7–10 Maret 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Wilayah timur seperti Kotabaru dan Tanah Bumbu serta wilayah selatan Tanah Laut juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan intensitas hujan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
“Pada 4 Maret 2026 malam hingga dini hari, hampir seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan berpotensi terdampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelas Bayu.
Ia menambahkan, potensi cuaca ekstrem juga diprakirakan terjadi pada 6 Maret 2026 siang hingga sore hari di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala, Tapin, Balangan, dan Tabalong.
“Kemudian pada 7 hingga 8 Maret 2026, wilayah Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanah Bumbu, dan Kotabaru juga perlu waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang,” katanya.
Untuk tanggal 9–10 Maret 2026, potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat dan angin kencang kembali berpeluang terjadi di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.
Di sektor kelautan, BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter pada 5–6 Maret 2026 di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.
“Kami mengimbau nelayan dan operator kapal tongkang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi tersebut,” tegasnya.
Selain itu, potensi pasang air laut maksimum di perairan Kotabaru diprakirakan terjadi pada 4–6 Maret 2026 pukul 17.00–20.00 WITA dan 7–10 Maret 2026 pukul 07.00–09.00 WITA dengan ketinggian maksimum mencapai 2,6 meter. Kondisi ini berpotensi memicu banjir rob di wilayah pesisir.
BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap jalan licin, genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Kami juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan pesisir pantai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan rob,” tambah Bayu/{L03}}