Bandung – Di tengah tantangan pengelolaan sampah yang terus dihadapi Kota Bandung, muncul kisah inspiratif di RW 19, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani sebagai contoh pengelolaan sampah yang efektif di tingkat komunitas. Meskipun Kota Bandung masih berjuang mengatasi masalah sampah, RW 19 Antapani Tengah membuktikan bahwa solusi bisa datang dari tingkat hulu, yaitu rumah tangga dan komunitas.
Jasmine Integrated Farming di RW 19 Antapani Tengah mengintegrasikan pengelolaan sampah, urban farming, budidaya maggot, dan pengomposan, yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan menciptakan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Program ini telah meraih penghargaan utama dalam Program Kampung Iklim (ProKlim), yang semakin menguatkan pentingnya peran komunitas dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan apresiasinya. “RW 19 Antapani Tengah membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang tepat dari hulu, sampah dapat menjadi sumber daya yang berguna. Ini adalah contoh nyata dari penerapan ekonomi sirkular di tingkat komunitas,” ujar Menteri Hanif.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, juga menyoroti bahwa keberhasilan RW 19 Antapani Tengah ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Bandung. “Meski ada tantangan besar, RW 19 Antapani Tengah menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang baik bisa dimulai dari masyarakat. Ini adalah langkah positif yang patut dicontoh,” kata Muhammad Farhan.
Menteri Hanif menambahkan bahwa keberhasilan seperti ini menunjukkan bahwa budaya bersih harus melibatkan semua pihak, tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat. “Jika setiap rumah tangga dan komunitas melakukan pemilahan sampah dengan benar, maka kita akan melihat perubahan yang signifikan dalam pengelolaan sampah,” tegasnya.
RW 19 Antapani Tengah menunjukkan bahwa meskipun Kota Bandung menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, solusi bisa ditemukan di tingkat komunitas. Dengan pendekatan yang berbasis partisipasi aktif dan pengelolaan yang berbasis sumber, Kota Bandung memiliki peluang untuk mewujudkan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.{{l03}}