Cuaca Panas Kawasan Sekitar Bandara Syamsudin Noor Rawan Terbakar

750 x 100 AD PLACEMENT

Dok. BPBD

 

 

BANJARBARU,- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau mulai terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan. Kondisi cuaca panas menyebabkan sejumlah daerah rawan terbakar.

750 x 100 AD PLACEMENT

Salah satu daerah rawan terbakar adalah kawasan semak belukar dan lahan gambut sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini dalam laporan kebencanaannya, Jumat (30/5) melaporkan telah terjadi kebakaran lahan di sejumlah lokasi di wilayah Banjarbaru.

Kebakaran terjadi kawasan semak belukar di Kelurahan Golf yang berdekatan dengan areal bandara Syamsudin Noor pada Kamis (29/5) siang. Luas kebakaran seluas satu hektare. Kebakaran lain terjadi di Kelurahan Syamsudin Noor pada sore harinya seluas satu hektare.

Kebakaran juga melanda areal seluas 0,5 hektare, serta kebakaran bangunan lapak pasar di Kelurahan Guntung Manggis. Untuk kebakaran lahan ini ditengarai karena adanya aktivitas pembukaan lahan atau faktor manusia. Sedangkan kebakaran lapak pasar masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Pada bagian pekan lalu Kalsel telah menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi Karhutla yang dipimpin Kapolda Kalsel, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan. Kapolda meminta agar seluruh personil baik dari kepolisian, TNI, BPBD dan relawan terus bersiap siaga memasuki musim kemarau.

750 x 100 AD PLACEMENT

Dalam apel tersebut Kapolda memastikan kesiapan personil dan peralatan penanganan karhutla termasuk ketersediaan sumber air seperti embung untuk pemadaman. Polda juga mengoperasikan pesawat tanpa awak (UAV) atau drone untuk memonitor titik panas dan karhutla di lapangan. Penggunaan drone dinilai mampu mendeteksi karhutla secara cepat dan tepat. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :