Longsor di Lokasi Penambangan Intan Tradisional Satu Orang Tertimbun

750 x 100 AD PLACEMENT

 

 

BANJARBARU, – Longsor terjadi di lokasi penambangan (pendulangan) intan tradisional di Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (30/10). Seorang penambang terjebak dan tertimbun di lobang tambang.

750 x 100 AD PLACEMENT

Informasi dihimpun peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 wita tersebut diduga memicu hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir membuat tanah di areal pendulangan mengalami longsor dan menutupi lobang galian tambang. Pada saat kejadian ada sembilan orang penambang, delapan orang di antaranya berhasil menyelamatkan diri.

Namun seorang penambang yang berada di posisi dasar galian bernama Subhan,45 tidak sempat melarikan diri dan tertimbun longsor. Upaya pencarian korban dilakukan tim SAR, TNI-Polri dan para penambang juga membantu warga sekitar belum menemukan korban.

“Kita telah mendapatkan laporan tentang adanya peristiwa longsor di lokasi penambangan intan Cempaka. Upaya pencarian korban tengah dilakukan,” tutur Kepala Badan SAR Nasional Banjarmasin, I Putu Sudayana.

Peristiwa longsor di lokasi tambang intan tradisional di Banjarbaru, sudah berulang kali terjadi. Meski berbahaya dan rawan bencana longsor, banyak masyarakat setempat yang menggantungkan kehidupan dari aktivitas pendulangan tradisional ini. Sistem penambangan intan ini serupa dengan penambangan pasir timah tradisional di Provinsi Bangka-Belitung.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kawasan Pumpung, Cempaka yang merupakan bagian dari geosite Geopark Meratus adalah kawasan tambang intan tradisional, dimana setiap harinya ada puluhan orang warga bekerja mendulang intan. Selain intan, kawasan ini juga merupakan penghasil batu dan pasir. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :