Hujan Bantu Atasi Karhutla di Kalsel

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU, – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang turun sepanjang hari pada Minggu (29/9) kemarin di sejumlah daerah Provinsi Kalimantan Selatan ikut membantu padamnya titik api dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, dalam laporan kebencanaannya Senin (30/9), menyebutkan tidak ada titik api dan karhutla di Kalsel pada Minggu (29/9). Hal ini dipicu turunnya hujan cukup merata dengan intensitas sedang hingga lebat sepanjang hari, di sejumlah daerah rawan karhutla.

Sehari sebelumnya pada Sabtu (28/9) karhutla terjadi di empat daerah yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan. Tercatat luas karhutla mencapai sekitar 30 hektare. Upaya pemadaman dilakukan tim Satgas Darat dan Satgas Udara (helikopter water bombing).

750 x 100 AD PLACEMENT

Sementara, berdasarkan perkiraan BMKG, Senin (30/9), hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah seperti Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan dapat meluas hingga Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Sejauh ini bencana karhutla di Kalsel tidak separah tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari intensitas kejadian karhutla yang tidak terlalu banyak dan tidak adanya kabut asap dampak karhutla, meski sebagian lahan gambut mulai terbakar.

Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Iwan Risdianto, mengatakan sejauh ini operasional bandara masih aman dari gangguan kabut asap akibat karhutla di sekitar areal bandara. “Belum ada gangguan kabut asap. Operasional bandara masih aman dan lancar,” tuturnya.

Kalsel sendiri dalam status siaga darurat bencana karhutla dan kekeringan yang ditetapkan hingga akhir Oktober 2024 mendatang. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :