
BANJARMASIN, – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menerapkan pembayaran non tunai (cashless) menggunakan Banua Card pada transportasi sungai di wilayah tersebut. Penggunaan Banua Card ini bagian dari implementasi Kota Banjarmasin menjadi Smart City.
Peluncuran sistem pembayaran non tunai menggunakan Banua Card ini diterapkan di pelabuhan
Dermaga Banjar Raya, Pelambuan, Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Jumat (27/9). Banua Card ini kerjasama Pemko Banjarmasin dengan Bank Kalsel.
“Banua Card ini kerjasama dengan Bank Kalsel. Ini merupakan salah satu bentuk implementasi program Smart City Banjarmasin pada sektor moda transportasi,” tutur Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Ibnu Sina menyebut inovasi tersebut diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat luas, terlebih bagi masyarakat pengguna transporasi sungai khususnya penyeberangan kapal. “Penerapan Banua Card juga untuk efisiensi, kemudahan juga transparansi dan optimalisasi penerimaan daerah dari retribusi,” kata Ibnu Sina.
Adapun tarif kapal penyeberangan dari Banjarmasin ke Jelapat, Kabupaten Barito Kuala melintasi Sungai Barito adalah sebesar Rp500 perorang dan Rp2.000 untuk sepeda motor. Di Banjarmasin ada sejumlah pelabuhan penyeberangan yang menjadi sarana transportasi utama masyarakat.
Pada tahap awal, Pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel menyiapkan 500 kartu Banua Card bagi masyarakat sekitar pengguna jasa penyeberangan. (L03)