Kemarau Basah Masih Melanda Wilayah Kalsel

750 x 100 AD PLACEMENT

 

BANJARBARU, – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih turun di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga terus terjadi di beberapa daerah.

Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, dalam dua hari terakhir karhutla terjadi di Desa Kampung Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. Karhutla juga terjadi di wilayah Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kecamatan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut dan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru.

Total luas lahan yang terbakar lebih dari lima hektare dan sebagian merupakan kawasan lahan gambut. Pada bagian lain hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih terus turun di berbagai wilayah seperti Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut dan sebagian wilayah hulu sungai (banua enam).

750 x 100 AD PLACEMENT

“Titik api dan karhutla terjadi di sejumlah wilayah Kalsel, namun di sisi lain hujan juga masih turun. Kondisi kemarau basah ini cukup membantu kita dalam upaya menangani karhutla di lapangan,” kata Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah, Rabu (28/8).

Ditambakan Suria, pihaknya telah mengoptimalkan posko bencana karhutla dan menggalakkan sosialisasi maupun patroli Satgas darat di lapangan. Seperti diketahui Provinsi Kalsel telah ditetapkan dalam status Siaga Darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul semakin maraknya titik api dan karhutla di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Status siaga darurat bencana karhutla ditetapkan berlaku sejak 21 Agustus hingga 21 Oktober 2024. Sebelumnya empat kabupaten/kota di Kalsel juga telah ditetapkan dalam status siaga darurat karhutla yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Banjar dan Hulu Sungai Selatan. (L03)

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :