Kampung Anggrek Loksado, Hadirkan Anggrek Silangan Anggrek Discolor dengan Den. Apel Ireng

(foto istimewa)
750 x 100 AD PLACEMENT

Loksado – menyimpan sejuta keindahan, Loksado bak surga yang turunkan Tuhan ke tanah Kalimantan Selatan. Jauh dari higar bingar kota, Loksado begitu terkenal di kalangan pecinta alam. Apalagi tak sedikit keluarga yang meluangkan waktu liburnya untuk pergi ke Loksado .

Di Loksado, dengan alam yang begitu asri, kita disuguhkan dengan berbagai pariwisata, mulai dari wisata arung jeram, keindahan pegunungan yang menjulang, air terjun hingga keanekaragaman hayati yang terus terjaga hingga sekarang dengan mudah kita dapati di sana. Salah satunya Anggrek.

Bagi para pecinta Anggrek, Loksado ibarat kebun yang ditumbuhi segala macam pohon Anggrek. Melihat hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan berbagai upaya untuk melestarikan berbagai tanaman endemik asli Kalimantan dengan membuat trobosan-trobosan baru.

Salah satu program Pemprov Kalsel adalah dengan membangun ‘Kampung Anggrek Raudatul Jannah’ yang baru saja diresmikan oleh Acil Odah, Minggu (26/05) pagi, seperti dilansir dari wasakakalsel.

(foto istimewa)

Jika wisatawan naik bambu rafting, ‘Kampung Anggrek Raudatul Jannah’ ada di tepi sungai Amandit. Lokasinya ada di desa Tumingki Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Acil Odah saat membuka secara resmi kampung anggrek berharap, dengan diresmikannya taman konservasi kampung anggrek tersebut menjadi daya tarik wisata baru di Hulu Sungai Selatan. Apalagi anggrek, menurut Acil Odah, potensi ekonominya juga sangat menjanjikan.

“Anggrek selain memang laku diperjualbelikan, ada juga yang menyewakan Anggrek. Lebih-lebih di masa yang akan datang kita sebagai gerbang ibu kota negara di Kaltim, tentu potensi-potensi semacam ini akan menjadi peluang baru untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.

Selain peresmian ‘Kampung Anggrek Raudatul Jannah’, momentum tersebut juga begitu istimewa bagi Acil Odah. Bagaimana tidak, nama ‘Acil Odah’ resmi menjadi bagian dari jenis baru anggrek, yakni Anggrek Dendrobium Acil Odah Beauty.

Anggrek Dendrobium Acil Odah Beauty adalah jenis anggrek baru. Anggrek ini adalah hasil silangan antara dua jenis Anggrek Dendrobium, yakni Dendrobium Discolor dengan Dendrobium Apel Ireng.

750 x 100 AD PLACEMENT

Untuk diketahui, Anggrek Dendrobium Acil Odah Beauty diperoleh melalui kerjasama DPD PAI Kalsel dengan Penyilang Anggrek Nasional, Dedek Setia Santoso dari Malang Jawa Timur.

“Anggrek Dendrobium Acil Odah Beauty telah dipatenkan secara Internasional dan telah didaftarkan pada 7 Juni 2023 di Royal Horticultural Society (RHS) sebagai Lembaga Holtikultura Dunia yang berkedudukan di London Inggris,” ujar Dedek di sela-sela acara.

Tidak hanya itu, pemberian nama Anggrek Dendrobium Acil Odah Beauty tersebut, sebagai wujud apresiasi dari DPD Pecinta Anggrek Indonesia Kalimantan Selatan kepada Acil Odah karena kecintaannya terhadap Anggrek.

Sementara itu, di temui secara terpisah Pambakal Desa Tumingki Muhammad Yani mengatakan, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemprov Kalsel yang telah menjadikan desanya sebagai Kampung Konservasi Anggrek.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Acil Odah pertama kali datang ke kampung kami, tetapi sebagaimana semangat dia melihat keindahan kampung kami, maka ini juga menjadi motivasi kami sebagai pemerintah desa untuk membangun kampung ini semakin baik. Tentunya kami siap menyukseskan segala bentuk program dengan dukungan dari pemerintah daerah,” ucap Yani.

Dirinya berharap, setelah diresmikannya kampung anggrek tersebut, akan banyak wisatawan yang datang baik sekedar untuk berkunjung atau pun membeli bunga Anggrek di desanya.

“Insya Allah kita bisa mewujudkan kampung ini nantinya menjadi seperti kawasan yang bisa dikunjungi wisatawan yang naik bambu rafting.” Harapnya. (l04)

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukai :